Categories: BERITA UTAMA

Giliran Anak Port Numbay Minta Diperhatikan Hak Kesulungan

JAYAPURA-Setelah Papua Selatan dan Papua Tengah melakukan aksinya turun ke jalan untuk menuntut adanya hak politik, hak kesulungan untuk orang asli Papua.

Ya, pasalnya dikhawatirkan banyak anak negeri yang hampir dipastikan tidak lolos ke senayan karena kalah dari caleg non Papua.

Sejumlah spanduk yang berisi aspirasi dibawa dan dibentangkan dalam aksi tersebut, diantaranya kembalikan hak politik kami OAP, OAP stop jual harga diri OAP, DKPP Ketua, Komisioner Bawaslu di 4 kabupaten Papua Selatan, Partai Politik harus prioritaskan OAP dan sebagainya.

Badan Pengurus Wilayah Presidium Pemuda Adat Tabi Kota Jayapura (DPW PPAT) menggelar demo damai di Sekretariat Pleno KPU Kota Jayapura atau di Hotel Grand Abepura, Kamis (14/3) kemarin.

Dalam aksinya itu DPW PPAT  membentangkan spanduk bertuliskan 6 point isi tuntutan mereka. Serta pernyataan sikap yang dibacakan oleh ketua DPW PPAT, Frank Reyinould Tjoe dalam orasinya.

Adapun Isi tuntutan DPW PPAT yang dituliskan pada spanduk, berukuran sekitar 2×4 meter diantaranya.

1. Kami minta hak kesulungan kami.

2. KPU Kota Jayapura dalam hal ini selaku pengambil kebijakan tertinggi harus menetapkan beberapa calon Legislatif asli Port Numbay yang berpeluang dalam perolehan suara pemilihan umum kali ini untuk menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat Kota Jayapura.

3. Meminta KPU Kota Jayapura agar menyediakan kuota kusus bagi perempuan asli Port Numbay untuk duduk juga di kursi Parlemen DPR Kota Jayapura

4. Kami minta kepada Partai Politik yang ada di atas tanah kami agar menghargai hak Kesulungan kami dengan memprioritaskan anak-anak asli Port Numbay untuk duduk di parlemen mewakili Partainya masing-masing sesuai amanah Otsus

5. Dalam kesempatan ini juga kami meminta pemerintah baik exekutif maupun Legislatif untuk membuat perdasus sesuai amanah Otsus yang lebih berpihak kepada kami anak negeri ini.

6. Apabila permintaan kami tidak terpenuhi maka sebaiknya gedung DPRD Kota Jayapura tidak boleh ada di atas tanah kami pemilik Negri Matahari Terbit Port Numbay.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

17 minutes ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

1 hour ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

2 hours ago

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

3 hours ago

Patroli Satgas Keamanan Identik Pengejaran Berujung Operasi Tempur

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…

4 hours ago

Tiga Jenazah Korban Jembatan Putus Ditemukan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…

5 hours ago