Ditambahkan Ketua I KNPB, Warpo Sampari Wetipo menambahkan pihaknya berupaya untuk tetap melakukan aksi secara damai dan tanpa kekerasan. “Kami tidak pernah menyeting atau menginginkan aksi demonstrasi itu harus chaos atau kacau,” ujar Warpo.
Terkait kekhawatiran para pelaku usaha kecil (UMKM), pedagang pasar, dan pemilik kios, kata Warpo pihaknya memberi jaminan penuh bahwa keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat sipil tidak akan terganggu. Warpo menjelaskan bahwa KNPB menghormati hak-hak warga yang ingin tetap menjalankan roda perekonomian harian secara normal tanpa ada unsur intimidasi.
”Himbauan untuk masyarakat sendiri, bagi mereka yang memiliki aktivitas harian seperti membuka kios atau berjualan di pasar, silakan saja. Aktivitas itu bebas, KNPB tidak akan mengganggu mereka sama sekali,” sambungnya Warpo. Meski begitu, KNPB tetap membuka ruang partisipasi bagi masyarakat sipil yang tergerak secara pribadi untuk bergabung menyuarakan kondisi sosial kemanusiaan yang sedang dialami.
Aksi demo kali ini memiliki tujuan ke Kantor DPR Papua dan juga Kantor MRP di Jayapura. Massa sedari pagi akan berkumpul di Perumnas III, Expo Waena, Lingkaran Abepura, Imbi dan wilayah Dok. (rel/jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Para anggota Paskibraka yang dipercaya mengemban tugas mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara 17…
Polsek Kuala Kencana memastikan tidak ada insiden penembakan di kawasan Alun-Alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika,…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menjelaskan persoalan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK yang berkaitan dengan…
Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan pemerintah provinsi tetap berupaya memastikan program-program prioritas
Musim mangga golek mulai terasa di Pasar Pharaa Sentani. Dalam tiga pekan terakhir, pasokan mangga…
Pemerintah Kabupaten Tolikara secara resmi membuka Festival Etnik Religi Tolikara Tahun 2026, Rabu, 12 Agustus…