Categories: BERITA UTAMA

Kapolres Bantah Asal Tangkap

Terkait Empat Pemuda yang Diamankan di Yahukimo

JAYAPURA – Kapores Yahukimo, AKBP Zet Saalino menegaskan bahwa tidak benar pihaknya menangkap empat pemuda tanpa alasan yang jelas. Apalagi disebut melakukan penangkapan secara liar. Semua yang diamankan di kepolisian dipastikan ada alasan atau data yang diperoleh lebih dulu.

Dan terkait empat pemuda yang dipolisikan, dikatakan pihaknya mendapatkan empat pemuda itu setelah diserahkan oleh Satgas Pamtas Marinir TNI AL. Ketika itu dilakukan patroli dan ternyata di jalan ada yang mencurigakan. Ada pemuda terlihat membawa alat tajam saat malam hari.

“Tidak betul kami menangkap asal-asalan. Untuk empat orang yang kami tangani saat ini nanti diperiksa dulu, yang jelas membawa sajam di malam hari itu sudah tidak boleh,” kata Zet melalui ponselnya, Minggu (13/7).

Ia menjelaskan untuk empat pemuda tersebut masih dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dan sebelumnya ada 8 orang yang juga diamankan. Dari delapan ini ada empat orang yang dijadikan tersangka. Tiga tersangka untuk kasus penyerangan guru dan tenaga kesehatan di Distrik Anggruk sedangkan satu tersangka lainnya merupakan pelaku pembacokan seorang pria bernama Ujang di Distrik Seradala beberapa waktu lalu.

“Jadi ada dua kasus berbeda dengan empat tersangka,” tambah Zet.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

18 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

19 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

20 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

21 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

22 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

23 hours ago