

Dua pelajar Abraham Sarau dari SMA YPK Merauke dan Tersisia D. Wanggimob dari SMA Negeri 2 Merauke yang lolos mengikuti seleksi lanjutan Paskibra tingkat nasioal. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE Dua pelajar hasil seleksi ketat yang dilakukan panitia lokal Lantamal XI Merauke telah diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti seleksi lanjutan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional di Jakarta.
Wakil gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa saat melepas kedua pelajar itu mengatakan, sebanyak 6 siswa siswi yang direkrut untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional.
Namun 6 orang siswa siswi yang ikuti seleksi, 2 diantaranya dinyatakan lulus seleksi lanjutan sebagai Paskibraka tingkat nasional di Jakarta yakni Abraham Sarau dari SMA YPK Merauke dan Tersisia D. Wanggimob dari SMA Negeri 2 Merauke.
Sementara untuk Paskibraka tingkat Provinsi Papua Selatan, sebanyak 54 siswa-siswi yang direkrut. Dari jumlah itu, 50 siswa-siswi yang lulus seleksi sebagai Paskibra tingkat Provinsi Papua Selatan tahun 2025.
“Semoga anak-anak yang kita utus ini mereka benar-benar membawa nama baik Papua Selatan,” harapnya.
Wagub Paskalis mengharapkan, kedua siswa yang membawa nama Papua Selatan tersebut dapat menjaga martabat dan kehormatan Provinsi Papua Selatan. Iapun mengingatkan, ketika berada di Jakarta mengikuti seleksi, tidak berpikir untuk dirinya, melainkan memikirkan empat kabupaten dalam cakupan wilayah Provinsi Papua Selatan.
“Harus berpikir bahwa kamulah yang terbaik untuk empat kabupaten ini, Merauke, Boven Digoel, Mappi, Asmat dan akan mengharumkan nama Papua Selatan di Jakarta,” tambahnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…