Sementara itu, Melky Weruin, Analis Kebijakan Muda Komnas HAM Papua mengatakan siklus kekerasan yang terus berulang harus menjadi perhatian serius dari pemerintah setempat.
“Harusnya ada pemetaan terhadap wilayah-wilayah dengan tingkat kerawanan yang tinggi, dengan begitu negara harus memastikan rasa aman bagi warga sipil sehingga bisa meminimalisirnya,” ucapnya.
Melky sendiri mengaku bahwa berulang kali Komnas HAM mengingatkan kepada negara untuk mengambil langkah-langkah kongkrit untuk memastikan keamanan bagi warga sipil.
“Berulang kali kita mengingatkan negara harus menempuh kebijakan dan mengambil langkah langkah yang konkrit guna memastikan warga sipil dimana pun berada harus merasa aman,” tegasnya.
Sebelumnya, seorang warga sipil di Kampung Kopo, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah tewas ditembak dan dibakar jasadnya dalam sebuah kendaraan pada (10/6) lalu. Diketahui pelakunya adalah OPM. (fia/nat)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…
Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…
Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak, menegaskan penanganan pascakebakaran tidak boleh…
Jadi aparat mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi hasil penyidikan mengenai rencana berkumpulnya kelompok Batalyon Eden…