

Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Fredricus Maclarimboen
JAYAPURA – Pemberantasan aksi premanisme menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di seluruh Indonesia. Namun untuk Polresta Jayapura Kota ada bentuk upaya lain yang dilakukan.
Pasalnya secara karakteristik maupun pola penanganan dipastikan tidak sama dengan wilayah lain. Untuk menanggulangi preman perlu dilihat dulu apa yang menjadi karakter sosial termasuk kebiasaan yang dilakukan.
Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Fredricus Maclarimboen, menjelaskan bahwa bentuk dan intensitas premanisme di Kota Jayapura tidak sama seperti yang terjadi di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Jika di kota-kota besar ada yang menjalankan aksinya secara berkelompok dan tak memiliki wadah resmi. Namun ada juga yang terorganisir.
Yang santer saat ini adalah ormas yang berlagak seperti preman sehingga banyak dimusuhi oleh warga. “Pada prinsipnya premanisme ini beda dengan di kota besar dan Jayapura. Kalau disini, belum teridentifikasi adanya kelompok preman yang menonjol,” ujarnya Selasa (13/5).
Meskipun belum ditemukan indikasi kelompok preman yang menonjol, Polresta Jayapura tetap mengambil langkah antisipatif. Saat ini, pihak kepolisian fokus melakukan identifikasi terhadap kelompok-kelompok yang berpotensi masuk dalam kategori premanisme.
Karakteristik para pelaku yang biasa disebut preman untuk Jayapura nampaknya masih dalam tataran yang wajar.
Menghadang dan melakukan pemerasan. Sedangkan untuk di kota besar sudah mengarah pada pemberian rasa aman oleh kelompok-kelompok tertentu dimana diwaktu-waktu tertentu baik setiap minggu atau bulan ada saja upeti yang harus diberikan dengan dalih uang keamanan.
Page: 1 2
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…