Langkah Polresnya sendiri dilakukan lebih bersifat preventif, seperti memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Sampai sejauh ini kita masih lakukan langkah preventif. Untuk tindakan represif, belum ada karena memang belum ditemukan aksi premanisme yang nyata di Kota Jayapura,” jelas Fredricus.
Polresta Jayapura juga gencar melakukan patroli dialogis di titik-titik yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Salah satu contohnya adalah patroli yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polresta terhadap aksi balap liar di Jalur Holtekamp.
“Karena konteks premanisme ini berbeda-beda di setiap daerah, maka kami di Jayapura menyesuaikan dengan kondisi yang ada,” tambahnya.
Kapolresta mengimbau warga Jayapura untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, serta mendorong masyarakat agar segera melapor ke pihak kepolisian jika melihat atau mengalami tindakan kriminal.
“Mari kita jaga kota ini dengan aman dan damai. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mengganggu kenyamanan dan keamanan warga lainnya,” pungkasnya (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…
Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…
Pertempuran memperebutkan takhta juara melawan Persipuncak Puncak Cartenz berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim…