

Gubernur Meki Nawipa saat melakukan dialog dengan massa pendukung salah satu paslon di Puncak Jaya jelas moment perdamaian Senin (12/5) (FOTO:Humas Polres Puncak Jaya)
Jadi Simbol Perdamaian Pasca Konflik Sosial Pilkada di Puncak Jaya
JAYAPURA – Titik temu perdamaian konflik antar massa pendukung calon bupati di Puncak Jaya muncul. Setelah kurang lebih 7 bulan ketegangan terkait Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya sehingga menimbulkan konflik sosial. Hari Senin (12/5) secara resmi dilaksanakan acara perdamaian adat Belah Kayu Doli yang pertanda selesainya semua permasalahan yang selama ini terjadi di Puncak Jaya.
Ritual adat belah kayu doli merupakan suatu adat dari Suku Dani yang menandakan kedua kubu yang selama ini bertikai telah sepakat berdamai dan tidak lagi berkonflik. Dengan memasang kayu doli dari kedua belah pihak serta memanah anak babi dan berjabat tangan antar satu sama lain, Kubu Yuni Wonda – Mus Kogoya dan Miren – Mendi sepakat untuk berdamai.
Dalam acara perdamain adat belah kayu doli yang diselenggarakan di Perempatan Lapangan Alun-alun Monumen Roh Kudus Kota Baru Mulia dihadiri langsung Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Wakil Gubernur Deinas Geley, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare, Danrem 173/PVB Brigjen TNI. Fritz W.R Pelamonia, Kabinda Brigjen TNI. Alfi Sahri Lubis, PJ. Bupati Puncak Jaya Yopi Murib, Kapolres AKBP Achmad Fauzan, Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Irawan Setya Kusuma serta kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya.
Meki mengatakan acara perdamain kita gelar supaya kita semua bisa tidur dengan tenang, sekolah bisa berjalan dengan normal, pertokoan bisa buka dan semua bisa beraktivitas dengan normal untuk membangun negeri tercinta, negeri sucinya tanah papua. Ia meminta semua menyepakati itu lalu menandatangani untuk berdamai.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…