“Seperti tahun 2020, ada sejumlah senjata api yang kita amankan, pasokannya dari Filipina Selatan. Kemudian, tahun 2021, kelompok KKB dan ada yang didapat dari hasil operasi di wilayah Papua Pegunungan,” jelasnya.
Capaian ini, menurut Faizal, tidak lepas dari kerja keras berbagai satuan dan personel di lapangan. “Kegiatan ini akan terus kita lakukan guna mencegah dan memitigasi peredaran senjata dari luar, sehingga tidak sampai ke KKB. Selain itu, kita juga berupaya menumbuhkan rasa aman bagi masyarakat Papua,” tegasnya.
Faizal berharap semua pihak dapat bersama-sama memerangi peredaran senjata api ilegal, karena hal tersebut dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua. “Semoga dengan adanya sinergitas bersama semua pihak, maka tidak ada lagi peredaran Senjata Api di Papua,” pungkasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…