“Seperti tahun 2020, ada sejumlah senjata api yang kita amankan, pasokannya dari Filipina Selatan. Kemudian, tahun 2021, kelompok KKB dan ada yang didapat dari hasil operasi di wilayah Papua Pegunungan,” jelasnya.
Capaian ini, menurut Faizal, tidak lepas dari kerja keras berbagai satuan dan personel di lapangan. “Kegiatan ini akan terus kita lakukan guna mencegah dan memitigasi peredaran senjata dari luar, sehingga tidak sampai ke KKB. Selain itu, kita juga berupaya menumbuhkan rasa aman bagi masyarakat Papua,” tegasnya.
Faizal berharap semua pihak dapat bersama-sama memerangi peredaran senjata api ilegal, karena hal tersebut dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua. “Semoga dengan adanya sinergitas bersama semua pihak, maka tidak ada lagi peredaran Senjata Api di Papua,” pungkasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…