Kompol Sajuri juga membenarkan bahwa kondisi pos hanya rusak karena dilempar. Namun tidak betul jika ada yang mengatakan dibakar. Api yang muncul penyebabnya karena ada yang membakar ban meluapkan emosinya. Selain itu dari pihak aparat juga tidak ada yang terluka. “Tidak ada pos yang dibakar. Tadi kami sempat baku tahan juga tapi bisa dikendalikan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Kompol Sajuri mengatakan, pasca kejadian ini, keamanan di pos penjagaan Brimob di Gorong-gorong akan dipertebal. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta memastikan kondusifitas di sekitaran lokasi kejadian.
“Tentunya untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan dan untuk menjaga rasa aman masyarakat sekitar kita akan tetap duduki pos ini,” pungkasnya. (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…
Aset gedung yang dikembalikan tersebut berupa Gedung Negara yang digunakan sebagai Kantor Gubernur Papua Selatan…