Kompol Sajuri juga membenarkan bahwa kondisi pos hanya rusak karena dilempar. Namun tidak betul jika ada yang mengatakan dibakar. Api yang muncul penyebabnya karena ada yang membakar ban meluapkan emosinya. Selain itu dari pihak aparat juga tidak ada yang terluka. “Tidak ada pos yang dibakar. Tadi kami sempat baku tahan juga tapi bisa dikendalikan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Kompol Sajuri mengatakan, pasca kejadian ini, keamanan di pos penjagaan Brimob di Gorong-gorong akan dipertebal. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta memastikan kondusifitas di sekitaran lokasi kejadian.
“Tentunya untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan dan untuk menjaga rasa aman masyarakat sekitar kita akan tetap duduki pos ini,” pungkasnya. (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan Dana Desa tahap I dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan…