Kompol Sajuri juga membenarkan bahwa kondisi pos hanya rusak karena dilempar. Namun tidak betul jika ada yang mengatakan dibakar. Api yang muncul penyebabnya karena ada yang membakar ban meluapkan emosinya. Selain itu dari pihak aparat juga tidak ada yang terluka. “Tidak ada pos yang dibakar. Tadi kami sempat baku tahan juga tapi bisa dikendalikan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Kompol Sajuri mengatakan, pasca kejadian ini, keamanan di pos penjagaan Brimob di Gorong-gorong akan dipertebal. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta memastikan kondusifitas di sekitaran lokasi kejadian.
“Tentunya untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan dan untuk menjaga rasa aman masyarakat sekitar kita akan tetap duduki pos ini,” pungkasnya. (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Data Dinas Pendidikan Provinsi Papua mencatat, sebanyak 25 guru di 12 sekolah binaan Pemprov akan…
Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Asep Akbar M. Khalid, menjelaskan bahwa rencana pembangunan dua jalur…
Melihat kondisi itu, Yunus Wonda, Bupati Jayapura, menegaskan komitmennya untuk menata kembali wajah pasar di…
Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah dan komunitas mahasiswa Papua serta Melanesia yang sedang menempuh studi…
“Lokasinya akan berpindah sesuai kebutuhan. Menjelang Lebaran misalnya, digelar di halaman masjid. Begitu juga saat…
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya…