Kompol Sajuri juga membenarkan bahwa kondisi pos hanya rusak karena dilempar. Namun tidak betul jika ada yang mengatakan dibakar. Api yang muncul penyebabnya karena ada yang membakar ban meluapkan emosinya. Selain itu dari pihak aparat juga tidak ada yang terluka. “Tidak ada pos yang dibakar. Tadi kami sempat baku tahan juga tapi bisa dikendalikan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Kompol Sajuri mengatakan, pasca kejadian ini, keamanan di pos penjagaan Brimob di Gorong-gorong akan dipertebal. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta memastikan kondusifitas di sekitaran lokasi kejadian.
“Tentunya untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan dan untuk menjaga rasa aman masyarakat sekitar kita akan tetap duduki pos ini,” pungkasnya. (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bupati Keerom, Piter Gusbager, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah…
Upacara penurunan bendera menjadi momen penting sekaligus penuh makna. Bukan sekadar mengakhiri rangkaian seremoni peringatan…
Terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, Theos mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus terus…
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Kota Jayapura, Dessy Wanggai, mengatakan DAU…
Susana jelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 di Papua terlihat semarak. Meski dengan…
Dikatakan, momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kabupaten Biak Numfor sangat Istimewa karena baru…