Salah satunya adalah rencana untuk membangun smelter di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, yang diharapkan tidak hanya akan meningkatkan nilai tambah dari kegiatan pertambangan, tetapi juga akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi dan lapangan kerja di daerah tersebut.
Erick menilai bahwa sejumlah hal yang disampaikan dan dibahas dalam pertemuan tersebut sangat positif dalam konteks meningkatkan investasi di Indonesia.
Menurutnya, langkah-langkah tersebut memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, dan perkembangan ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa pejabat tinggi pemerintah turut mendampingi Presiden, antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim, Erick Thohir, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi.
Serta hadir Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif. Selain itu, Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Rosan Roeslani, juga ikut serta dalam pertemuan tersebut. Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Menunjukkan keterlibatan pihak perusahaan dalam pembahasan yang dilakukan bersama pemerintah Indonesia. ***
Sumber: setkab.go.id | JAWAPOS
Page: 1 2
Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…
Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, KPK sangat berhati-hati dalam mengadopsi aturan baru agar tidak menimbulkan…
“Coba tanya Mensesneg, tapi rasanya beliau kurban sendiri,” lanjutnya. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membagikan sebanyak…
Menyambut musim Ibadah haji atau Hari Raya Iduladha, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesannya,…
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…