Categories: BERITA UTAMA

Jangan Korupsi dan Tidak Diamkan Kasus Pelanggaran HAM

Pesan untuk Tiga Penjabat Gubernur

JAYAPURA – Peresmian tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) dan pelantikan Penjabat Gubernur di tiga wilayah tersebut telah dilakukan di Jakarta pada Jumat (11/11) lalu.

Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (Pembela HAM) Theo Hesegem mengingatkan tiga penjabat yakni Apolo Safanpo Pj Gubernur Papua Selatan, Nikolaus Kondomo sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan, serta Ribka Haluk untuk Pj Gubernur Papua Tengah untuk tidak melakukan korupsi.

“Saya ingatkan jangan melakukan korupsi atau mendiamkan isu isu kekeresan yang dilakukan oleh aparat negara (TNI-Polri-red). Sebab, fondasi pemekaran adalah masyarakat,” tegas Theo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Sabtu (12/11).

“Jika rakyat menjadi korban kerasan dari aparat negara lalu penjabat mendiamkan itu maka ini adalah hal yang lucu,” sambungnya.

Theo berharap penjabat Gubernur Papua yang baru saja dilantik tidak menutup mata dengan kasus kasus pelanggaran HAM yang terjadi di daerahnya masing masing. Juga diharapkan memiliki rasa tanggung jawab terhadap korban pelanggaran HAM.

“Para penjabat diberi tugas untuk menjaga dan melindungi masyarakt sipil, jika masyarakat menjadi korban kekerasan maka masyarakat tidak dapat menikmati kesejahteraan dan pembangunan,” ungkapnya.  “Penjabat  yang ditugaskan membangun sesuai dengan harapan dari masyarakat setempat,” sambungnya.

Selain itu, menurut Theo, ada keanehan dalam peresmian tiga DOB dan pelantikan tiga penjabat gubernur. Sebab, pelantikan dan peresmian tersebut dilakukan di jakarta.

“Harusnya pelantikan dan peresmian dilakukan di daerah supaya disaksikan semua masyarakat Papua. Namun kenyataannya, masyarakat Papua hanya mendengar dan menyaksikan pelantikan melalui Medis Sosial,” ungkapnya.

Theo menduga, Jakarta hingga kini masih menganggap Papua adalah daerah yang tidak aman. Sehingga itu, pelantikan dan peresmian tiga DOB dilakukan di luar Papua.

“Pelantikan dan peresmian yang dilakukan di Jakarta mengsisyaratkan pemandangan orang Jakarta terhadap Papua tidak aman,” tegasnya.

Dirinya berharap dengan adanya peresmian tiga wilayah DOB, masyarakat Papua mendapatkan kesejahteraan. Dan bekerja sesuai dengan visi misi yang diharapkan masyarakat Papua.

“Kan menurut orang Jakarta DOB untuk mensejahterakan rakyat Papua, sehingga kita lihat proses perkembangannya seperti apa kedepan di tengah kondisi Papua saat ini,” pungkasnya. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

49 minutes ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

3 hours ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

4 hours ago

Pasca Penembakan, Enam Kapal Logistik Dikawal Ketat

Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…

14 hours ago

14 Pelaku Kerusuhan di Stadion LE Ditahan

Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…

15 hours ago

Polres Dogiyai Pastikan Korban Tewas Anggota KKB

Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…

16 hours ago