Categories: BERITA UTAMA

Giliran RSJ Abepura yang Dipalang

PEMALANGAN: Sejumlah aparat Kepolisian melakukan pengamanan di depan pintu gerbang RSJ Abepura yang sempat dipalang, Selasa (13/8).( FOTO : Takim/Cepos)

JAYAPURA-Pemalangan beberapa sekolah di Kota Jayapura terkait persoalan hak ulayat merembet ke fasilitas umum lainnya. Selasa (13/8) kemarin, giliran Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura yang dipalang masyarakat. 

Namun pemalangan yang terjadi kemarin, tidak ada kaitannya dengan persoalan hak ulayat tanah, tetapi warga yang melakukan pemalangan menuntut perhatian terhadap OAP (Orang Asli Papua) di RSJ Abepura.  Plt. Direktur RSJ Abepura, dr. Anton Tonny Mote yang dikonfirmasi membenarkan adanya pemalangan yang dilakukan sekelompok warga di RSJ Abepura.

“Mereka menuntut kebijakan pihak RSJ terkait mengakomodir tenaga kerja OAP. Karena mereka merasa tidak ada kesepihakan maka dilakukan aksi pemalangan,” jelas Anton saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Selasa (13/8).

Anton mengakui persolan tersebut merupakan persoalan sebelum dirinya menjabat sebagai Plt. Direktur RSJ Abepura.

“Warga yang melakukan pemalangan adalah masyarakat adat Nafri bersama para tetua atau orang tua adat,” ungkapnya.

Terkait pemalangan ini, Anton mengaku sudah melakukan pertemuan dengan warga yang melakukan pemalangan. Dalam pertemuan tersebut, pihaknya memberikan jawaban atau solusi atas apa yang diinginkan masyarakat.

“Dalam pertemuan tersebut saya sampaikan akan memberikan perrhatian terhadap anak-anak putra daerah dalam mengakomodir tenaga kerja di RSJ Abepura ke depanya,” tegasnya.

Anton mengaku akan melakukan rekomendasi atas tuntutan masyarakat adat tersebut. Aksi pemalangan yang dilakukan masyarakat dari pantauan Cenderawasih Pos berlangsung aman. 

Sejumlah aparat Kepolisian diturunkan untuk mengamankan situasi. Warga yang melakukan pemalangan, langsung membubarkan diri usai bertemu dengan pimpinan RSJ Abepura. (kim/nat)

newsportal

Recent Posts

TNI-Polri Petakan Daerah Rawan dan Perkuat Pengamanan di Papua

Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…

42 minutes ago

Danrem Ingatkan Masyarakat Papsel Tidak Terprovokasi di Medsos

Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…

2 hours ago

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

3 hours ago

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Lomba SPPG Polri 2026

Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…

6 hours ago

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

7 hours ago

Terima Tambahan DAU, Bupati Keerom Layangkan Apresiasi kepada Presiden Prabowo

Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…

8 hours ago