

Kadis PU Mimika HM bersama tiga tersangka lainnya saat dibawa ke Mapolda Papua untuk menjalani masa tahanan selama 20 hari kedepan, Rabu (11/6). (foto:Karel/Cepos)
Disinyalir Rugikan Negara Rp 31 Miliar
JAYAPURA-Kejaksaan Tinggi Papua menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan sarana dan prasarana Aerosport di Kabupaten Mimika. Proyek ini merupakan bagian dari pembangunan venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang digelar pada tahun 2021 lalu.
Keempat tersangka tersebut masing-masing adalah HM selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mimika yang juga bertindak sebagai Pengguna Anggaran; PJ yang menjabat sebagai Direktur PT Karya Mandiri Permai selaku penyedia jasa konstruksi; RK, Direktur PT Mulya Cipta Perkasa sebagai penyedia jasa konsultansi pengawasan; serta S, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
“Para tersangka telah resmi ditahan di Mapolda Papua sejak Rabu (11/6) 2025, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” ujar Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua, Nixon N. Nilla, dalam konferensi pers di Kejati Papua Rabu (11/6).
Penyidikan kasus ini dilakukan setelah Kejati Papua menemukan adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek konstruksi venue Aerosport, yang dananya bersumber dari APBD Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2021 dengan nilai kontrak sebesar Rp79.134.000.000.
Dugaan korupsi terungkap dari adanya kekurangan volume pekerjaan pada item timbunan pilihan dari sumber galian. Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan dan penghitungan fisik oleh ahli konstruksi, volume pekerjaan yang terpasang hanya sekitar 104.470,60 meter kubik dari yang seharusnya 222.477,59 meter kubik sebagaimana tercantum dalam kontrak.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…