

Dua orang anggota Polisi saat hendak mengamankan AM yang membawa kabur mobil Brimob dari parkiran Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (10/05/2024). (Polda Papua)
JAYAPURA – Aksi nekat dilakukan seorang pemuda berinisial AM yang melakukan pencurian sebuah mobil milik Brimobda Polda Papua. Mobil ini sendiri digunakan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz dan kabarnya digunakan untuk menjemput personel lainnya.
Informasi dicurinya mobil brigade tersebut sempat ramai dibicarakan di dunia maya namun untungnya tak lama pelaku berhasil dilumpuhkan.
Kejadian terjadi pada Jumat (10/5) sekira pukul 14.00 WIT di Bandara Sentani dimana dari rekaman CCTV terlihat mobil ini melaju keluar dari area parkiran bandara dan menambrak plang pos retribusi dan di belakangnya terlihat beberapa orang mengejar mencoba menghentikan.
Setelah dilakukan pengejaran pelaku akhirnya berhasil dihentikan di sekitar batas kota dan saat itu AM juga dilumpuhkan.
“Ia kejadiannya Jumat kemarin tapi mobilnya digunakan teman – teman Damai Cartenz,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady melalui ponselnya.
Kata Benny, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.
“Kami sempat dengar dulu pernah ada kejadian kesetrum di Jayapura dan dia (AM) juga,” sambung Benny. AM sendiri dilumpuhkan oleh beberapa anggota yang melakukan pengejaran dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara.
Informasi lain yang dirangkum Cenderawasih Pos diketahui jika AM dulunya pernah mengikuti tes polisi namun gagal. Ini seperti pengakuan salah satu perwira yang berkomunikasi dengan keluarga AM dan diketahui jika pemuda tersebut pernah mendaftar tes polisi.
“Ia menurut keluarganya yang kami tanyakan AM ternyata tahun lalu (2023) pernah mendaftar polisi tapi tidak tembus dan menurut keluarga ia sempat depresi atau stress,” kata perwira tadi.
Terkait korban yang masih hidup dan sedang dirawat ini akhirnya dibenarkan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo.
“Ya masih dirawat. Kemarin saat kejadian memang dilakukan tindakan hukum tapi tidak menewaskan,” katanya. AM memang tertembak namun terkena rekoset di bagian leher tembus ke bahu. Ditanya terkait alasan polisi melakukan penindakan hukum kata Benny dari apa yang dilakukan AM adalah sebuah tindakan melawan hukum disamping itu yang dilakukan juga membahayakan.
“Saat akan dihentikan ternyata ia (AM) masih berubaya menabrak anggota (Polisi) jadi langsung dilumpuhkan,” imbuhnya.
Beberapa gambar di lokasi kejadian terlihat ada beberapa aparat keamanan yang mengerumuni mobil yang dicuri sambil mengarahkan pistol. Terlihat kaca bagian depan bolong tertembus peluru dan ada banyak darah di bagian depan mobil. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…