Kastaji menjelaskan bahwa dua mobil dan penumpang yang terseret arus banjir tersebut semuanya aman. Mobil yang terseret arus banjir itu berhasil ditarik secara mandiri dengan bantuan masyarakat yang ada di TKP.
Meski air mulai surut, namun menurut Kastaji, masih ada beberapa titik yang sama sekali belum bisa dilewati kendaraan sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan harus didrop dengan menggunakan bantuan perahu masyarakat.
‘’Untuk perahu yang menyeberangkan masyarakat itu sudah dibayar oleh Pj Gubernur Papua Selatan dalam jangka waktu 1 bulan. Jadi masyarakat yang menggunakan penyeberangan perahu itu tidak perlu bayar lagi dan itu diawasi langsung dari Koramil,’’ tambahnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…