Categories: BERITA UTAMA

OAP Harus Jadi Pelaku Utama Program Nasional

JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program nasional ke Provinsi Papua, dengan syarat pelaksanaannya harus melibatkan orang asli Papua (OAP), bukan tenaga dari luar daerah.

Hal tersebut disampaikan Fakhiri di tengah upayanya melobi pemerintah pusat agar berbagai program strategis dapat direalisasikan di Papua.

“Saya sudah bawa program nasional untuk datang ke Papua, namun harus kami orang Papua yang bekerja, bukan orang dari luar. Supaya Kadin di kabupaten-kabupaten bisa bekerja,” tegasnya saat memberikan sambutan pada acara Muprov ke-VIII Kadin Provinsi Papua, Sabtu (11/4).

Ia juga mengingatkan para bupati di seluruh Papua agar memberikan ruang kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di daerah untuk terlibat dalam pelaksanaan proyek-proyek tersebut.

Menurutnya, kesempatan yang diberikan harus dimanfaatkan secara maksimal demi kepentingan masyarakat. “Saya ingatkan para bupati untuk memberi Kadin pekerjaan. Jika sudah dikelola dengan baik untuk masyarakat, jangan sampai pekerjaan itu justru dialihkan ke pihak lain,” ujarnya.

Fakhiri menegaskan, seluruh program yang dibawanya dari pemerintah pusat akan diawasi secara ketat hingga ke tingkat kabupaten/kota. Ia bahkan memastikan tidak ada ruang untuk penyalahgunaan anggaran.

“Satu rupiah pun tidak boleh disalahgunakan. Saya akan awasi langsung,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti besarnya potensi sumber daya alam Papua, khususnya di sektor kelautan, yang dinilai belum memberikan kontribusi maksimal bagi daerah. Untuk itu, ia berencana mendorong agar kewenangan perizinan dapat diberikan kepada pemerintah daerah.

“Potensi laut kita luas, tapi kita tidak dapat apa-apa. Saya akan bicara ke kementerian terkait agar perizinan bisa kami keluarkan dan kami kelola sendiri, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat,” katanya.

Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang mendukung pengembangan dunia usaha, khususnya bagi UMKM dan pelaku usaha OAP. Dukungan tersebut meliputi kemudahan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas, hingga perlindungan usaha.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago