

Ariston Kama (27), Korban pembunuhan OTK di lokasi tambang ilegal Area Mining 08, Kali Merah, Kampung Kawe, Distrik Awinbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, saat di evakuasi menggunakan perahu ke RSUD Boven Digoel Kamis (10/4). (foto:Polse Pegubin for Cepos.)
JAYAPURA– Kasus peyerangan di lokasi pertambangan nampakanya tidak hanya terjadi di Kabupaten Yahukimo. Kejadian di lokasi lain juga terjadi. Kepolisian Resor Pegunungan Bintang kini tengah mendalami kasus pembunuhan terhadap Ariston Kama (27), seorang pendulang emas yang ditemukan tewas di lokasi tambang ilegal Area Mining 08, Kali Merah, Kampung Kawe, Distrik Awinbon, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Anto Seven, mengungkapkan bahwa peristiwa tragis tersebut dilaporkan oleh seorang saksi berinisial AB. Menurut kesaksian AB, kejadian bermula pada Rabu (9/4) sekitar pukul 17.00 WIT saat korban sedang membersihkan mesin.
Tiba-tiba, empat orang tak dikenal datang dengan membawa busur anak panah dan parang, lalu melakukan pembacokan terhadap korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.
“Hingga saat ini kami masih menyelidiki para pelaku. Kami belum bisa memastikan apakah mereka bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau bukan,” ujar Kapolres saat dikonfirmasi pada Jumat (11/4).
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Boven Digoel pada Kamis (10/4). Proses evakuasi dilakukan melalui jalur sungai menggunakan perahu. Selain korban, delapan rekan korban yang berada di lokasi juga turut dievakuasi menggunakan perahu yang sama.
“Rencananya, jenazah akan dipulangkan ke kampung halamannya,” tambah Seven.
Page: 1 2
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…