Categories: SEPAKBOLA INDONESIA

Ingin Timnas Indonesia U-17 Samai Rekor 35 Tahun Silam di Piala Asia U-17

JAKARTA– Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengungkap harapannya terhadap Timnas Indonesia U-17 yang akan segera berlaga di delapan besar Piala Asia U-17 2025 melawan Korea Utara. Ia berharap Garuda Muda bisa menang dan menyamai pencapaian 35 tahun lalu.

Timnas Indonesia U-17 akan melanjutkan perjuangan di Piala Asia U-17 2025 pada babak perempat final. Tim besutan Nova Arianto itu dijadwalkan menghadapi Korea Utara U-17 di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Jeddah pada Senin (14/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Korea Utara menjadi lawan Timnas Indonesia U-17 karena berstatus sebagai runner-up grup D Piala Asia U-17 2025. Negara tetangga Korea Selatan itu menempati posisi dua berkat koleksi lima poin, hasil satu kemenangan dan dua kali imbang.

Status juara grup C dan babak perempat final pun berhasil disegel oleh Timnas Indonesia U-17. Bahkan, tiket Piala Dunia U-17 2025 yang merupakan target besar dari PSSI, juga sudah sukses mereka capai.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir pun mensyukuri keberhasilan Timnas Indonesia U-17 mewujudkan target besar tersebut. Namun, dia menyatakan bahwa Garuda Muda harus bisa lebih baik lagi sekalipun target sudah didapat.

Erick berharap Timnas Indonesia U-17 bisa mendapatkan kemenangan atas Korea Utara U-17. Tujuannya agar Garuda Muda lolos ke semifinal sekaligus menyamai pencapaian Piala Asia U-16 1990, yang merupakan rekor terbaik Indonesia di ajang kelompok umur tingkat kontinental.

“Saya rasa kita sudah mencapai target untuk piala dunia. Tetapi sekarang tentu kita tidak berpuas diri, kita harus meningkatkan peringkat. Karena terakhir kita ranking empat Asia untuk U-17 itu tahun 1990,” kata Erick Thohir ditemui di Kemenpora RI, Senin (14/4).

Di satu sisi, Erick Thohir sadar bahwa menang atas Korea Utara tidak akan mudah. Apalagi, Piala Asia U-17 sudah memasuki babak delapan besar, fase di mana tim-tim yang lolos memiliki kualitas yang baik semua.

Erick mencontohkan Arab Saudi U-17 yang berhasil menyingkirkan tim unggulan Jepang U-17 lewat adu penalti serta Uzbekistan U-17 yang berhasil menang meyakinkan 3-1 atas Uni Emirat Arab U-17 di perempat final kemarin.

“Delapan besar, sudah pasti berat. Tadi malam kita lihat bagaimana juara bertahan Jepang kalah adu penalti dengan Saudi. Uzbekistan, kekuatan baru ya,” tuturnya.

“Kita lihat bagaimana tim junior, senior, mereka konsisten dengan sistem permainannya mereka. Dan sekarang mulai banyak menumbangkan beberapa kekuatan Asia,” kata Erick menambahkan.

Karena itu, Erick enggan memberikan beban berlebih kepada Timnas Indonesia U-17. Menurutnya, menembus Piala Dunia U-17 2025 juga sudah jadi prestasi luar biasa untuk para pemain.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pelatih dan pemain. Tetapi ya kembali secara usaha mereka akan mempersiapkan diri dengan baik,” katanya.

“Saya sampaikan ini prestasi mereka juga secara pribadi. Bagaimana kami lihat juga banyak pemain yang punya background kehidupan yang kurang, tapi bagaimana mereka berjibaku demi sepak bola,” imbuh Erick. (*/jawapos)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

14 hours ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

15 hours ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

19 hours ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

20 hours ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

21 hours ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

22 hours ago