

Irjen Pol Patrige Renwarin (foto:Humas Polda Papua for Cepos)
JAYAPURA-Kapolda Papua Irjenpol Patrige Renwarin mengatakan jajaran intelejen telah menyusun analisis mengenai potensi yang berpeluang terjadi pasca pengumuman hasil gugatan pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK). Adapun wilayah yang cukup berpotensi terjadinya konflik adalah wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah.
Karenanya mulai sekarang pihaknya terus melakukan pendekatan prefentif dengan membangun komunikasi antar pendukung dari masing-masing pasangan calon Kepala Daerah (Cakada).
“Kami sekarang mulai mendekat dengan masing masing pendukung paslon tujuannya menjamin situasi kamtibmas pasca pengumuman di MK nanti,” ujarnya pekan kemarin.
Khusus Papua Induk dan Papua Selatan diakui tidak terlalu memiliki potensi yang mengkhawatirkan sehingga fokus perkuatan pasukan lebih diberikan kepada dua provinsi di atas. Polda mendekati masing-masing kandidat termasuk para tokoh yang berpengaruh untuk ikut memberikan pemahaman kepada masing masing pendukungnya.
Selain itu juga karena personel terkosentrasi di dua wilayah tersebut sehingga persiapan pengamanan baru akan dilaksanakan menjelang putusan MK. “Nanti H-5 putusan MK baru kita persiapkan karena personel terfokus di dua wilayah ini sehingga kita tidak terlalu perlu persiapan khusus,” jelas Patrige.
Page: 1 2
Plt Kepala Disperindag Provinsi Papua, A.Y. Imbenai mengaku selain pengawasan stok, Disperindag juga melakukan pemantauan…
Pihak kampus menegaskan penarikan biaya di lokasi tersebut merupakan prosedur resmi dalam pengelolaan aset negara.…
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat iman dan mempererat kebersamaan. Mari kita menjaga toleransi…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Kombes Pol Dr. dr. Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa MoU…
Ketua Panitia, Riko F. Walubun mengatakan, event e-sport ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang…
Pelaksana Tugas Kepala Karantina Papua, Krisna Dwiharniati, mengatakan pencapaian positif diawal 2026 tu dibandingkan dengan…