Setiap aspirasi masyarakat dicatat langsung oleh Gubernur Fakhiri, termasuk proposal-proposal yang dibawa warga. Usai pertemuan, Gubernur Fakhiri menjelaskan bahwa kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Papua saat ini sedang dalam keterbatasan. Meski begitu, ia menegaskan tidak akan menutup pintu bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan dan masukan secara langsung.
“Saya minta masyarakat memahami kondisi keuangan Provinsi Papua saat ini. Banyak yang datang membawa proposal dan memohon bantuan, tetapi secara struktural dari pusat hingga ke provinsi sudah tidak ada biaya seperti dulu, termasuk bansos dan lainnya,” jelasnya kepada wartawan.
Meski anggaran terbatas, Gubernur Fakhiri menyebut beberapa bantuan tetap bisa diberikan melalui dana pribadi. “Contohnya, meski tidak ada uang dari pemerintah, namun dari uang pribadi akan kami bantu masyarakat yang sangat membutuhkan,” tegasnya.
Fakhiri menegaskan, seluruh keluhan dan masukan menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk merumuskan kebijakan publik yang lebih tepat sasaran.
“Semua penyampaian masyarakat kami catat. Mana yang paling urgent akan kami bantu. Yang tidak bisa tahun ini, akan kami upayakan di tahun berikutnya,” ujarnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…