Setiap aspirasi masyarakat dicatat langsung oleh Gubernur Fakhiri, termasuk proposal-proposal yang dibawa warga. Usai pertemuan, Gubernur Fakhiri menjelaskan bahwa kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Papua saat ini sedang dalam keterbatasan. Meski begitu, ia menegaskan tidak akan menutup pintu bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan dan masukan secara langsung.
“Saya minta masyarakat memahami kondisi keuangan Provinsi Papua saat ini. Banyak yang datang membawa proposal dan memohon bantuan, tetapi secara struktural dari pusat hingga ke provinsi sudah tidak ada biaya seperti dulu, termasuk bansos dan lainnya,” jelasnya kepada wartawan.
Meski anggaran terbatas, Gubernur Fakhiri menyebut beberapa bantuan tetap bisa diberikan melalui dana pribadi. “Contohnya, meski tidak ada uang dari pemerintah, namun dari uang pribadi akan kami bantu masyarakat yang sangat membutuhkan,” tegasnya.
Fakhiri menegaskan, seluruh keluhan dan masukan menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk merumuskan kebijakan publik yang lebih tepat sasaran.
“Semua penyampaian masyarakat kami catat. Mana yang paling urgent akan kami bantu. Yang tidak bisa tahun ini, akan kami upayakan di tahun berikutnya,” ujarnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…
Angka tersebut jauh lebih sedikit dibangdingkan musim lalu yang mencapai 35 pemain dalam satu musim.…
Selain sebagai pusat pemerintahan, posisi strategis Jayapura membuat berbagai aksi yang digelar di kota ini…
Berangkat dari keprihatinan melihat anak-anak muda yang tumbuh di tengah lingkungan yang lekat dengan minuman…
Dalam aksinya, kelompok ini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas insiden…
Puluhan siswa PAUD, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura diduga…