Categories: BERITA UTAMA

Khawatir Pelanggaran HAM Akan Terjadi saat Pemilu

JAYAPURA – Kepala Kantor Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengaku khawatir  bahwa bentuk pelanggaran hak asasi manusia masih akan terjadi saat pelaksanaan Pemilu Februari 2024 mendatang.

Satu yang paling memungkinkan adalah hilangnya hak pilih bagi mereka kelompok yang termarginal. “Ini kekhawatiran kami dan hampir bisa dipastikan bahwa ini akan terjadi. Masih sulit untuk menghindar dari bentuk pelanggaran hak asasi tadi,” jelas Frits menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos, Minggu  (10/12).

Apalagi hingga kini Frits melihat belum ada jaminan kepada kelompok marginal. Selain itu pada setiap Pemilu pihak penyelnggara belum mengungkap formula soal mekanisme dan proses yang bisa digunakan untuk menghindari bentuk pelanggaran HAM tadi.

“Kami mempertanyakan bagaimana formula yang tepat agar pesta demokrasi ini tidak justru mengkebiri hak – hak demokrasi bagi mereka yang termarginal. Bagi mereka yang berada di kampung atau camp camp pengungsi termasuk yang berada di barak perusahaan. Apakah pihak penyelengara memastikan bahwa semua proses penyaluran hak suara akan berjalan semestinya,” imbuhnya.

Selain itu Frits juga melihat bahwa potensi diskriminasi dan kekerasan di Daerah Otonomi Baru (DOB) masih terbuka lebar.

  Keberadaan DOB tidak serta merta membangun pemahaman yang sama akan pentingnya menghormati HAM. “Karenanya kami menyerukan pemerintah DOB bisa memberikan ruang untuk menyadartahuan tentang HAM,” beber Frits.

Selain itu untuk Pemilu serentak analisa Komnas bahwa nantinya Pemilu 2024 ini kondisinya masih sama yakni sarat dengan hoax dan ujaran kebencian. “Ini ancaman bagi berlangsungnya demokrasi. Kami menyampaikan soal hak konstitusi warga negara. Kami menyerukan kepada penyelenggara bahwa tolong diperhatikan baik – baik setiap hak suara bagi mereka yang mungkin tergolong termarginal tadi,” tutupnya. (ade/wen)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

36 minutes ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

2 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

3 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

4 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

5 hours ago

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

6 hours ago