

Pj Gubernur Ramses Limbong pada acara Sertijab. (foto: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong mendorong kesiapan fasiltas kesehatan di bumi cenderawasih. Hal ini guna mendukung program pelayanan kemasyarakatan.
Menurutnya, masyarakat sehat apabila didukung fasilitas kesehatan yang memadai, sehingga itu program strategis nasional dapat berjalan optimal. “Dengan begitu, program strategis nasional seperti penanganan stunting, kemiskinan ekstrim dan inflasi dapat berjalan optimal,” ucapnya.
Ramses membeberkan beberapa hal yang menjadi atensi Menteri Dalam Negeri, diantaranya terkait netralitas ASN di Pilkada dan penanganan aset milik Pemerintah Papua.
“Saya juga minta teman teman ASN harus netral, tidak boleh memihak. Lalu selanjutnya soal penanganan aset bergerak maupun tidak bergerak, atau mutasi ke DOB harus dilaksanakan segera sehingga neraca kita jelas,” ucapnya.
Selain itu, ia mengharapkan dukungan dan kerjasama semua pihak, dalam menjalankan penyelenggaraan pemerintahan. Kerjasama ini sangat penting khususnya dalam menuju Indonesia Emas 2045.
“Kita akan meninggalkan legacy di Indonesia Emas 2045, dimulai dari 2025 ke 2045. Kerjasama dan kebersamaan itu penting dalam mencapai satu titik tujuan di depan, mari kita bersama-sama mengarah ke sana,” pungkasnya. (fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…