Categories: BERITA UTAMA

Dalangnya Diduga Kelompok Lekagak Telenggeng

Kapolres Puncak, AKBP. Dicky Saragih saat melakukan patroli dan menyapa warga di Ilaga, ibukota Kabupaten Puncak. ( FOTO:Polres Puncak for Cepos)

 JAYAPURA-Polisi menduga, Kelompok Lekagak Telenggeng dalang penganiayaan terhadap tukang ojek bernama Rusman HR (40) hingga tewas usai ditikam sekelompok orang sepulang mengantar penumpangnya di Jalan Pinggir, Kota Ilaga, Selasa (9/2) lalu.

 Kelompok ini juga termasuk yang melakukan penembakan terhadap anggota Polres Puncak saat hendak mengamankan motor milik Rusman di TKP sehari setelah jenazah ditikam.

 Kapolres Puncak, AKBP. Dicky Saragih mengatakan, selain kelompok Lekagak Telenggeng yang mendiami Puncak ada juga kelompok Militer Murib dengan jumlah kekuatan mereka secara keseluruhan sebanyak 100 orang.

 “Dua kelompok ini mendiami beberapa wilayah di Puncak. Mereka juga yang melakukan pengerusakan terhadap BTS Palapa Ring,” ucap Kapolres Dicky Saragih saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (12/2).

 Menurut Dicky Saragih, dulu wilayah Kabupten Puncak hanya menjadi tempat lintasan dari kelompok ini termasuk KKB yang dari Nduga, Puncak Jaya, Intan Jaya dan beberapa wilayah lainnya yang ada di Pegunungan Tengah Papua.

 “Mereka sengaja melakukan kejahatan untuk menarik simpati publik termasuk dari kancah internasional,” jelas Dicky Saragih.

 Antisipasi kedepannya, Polres Puncak akan mengadakan rapat koordinasi dengan TNI dan pemda setempat untuk situasi keamanan Kabupaten Puncak kedepannya. Pihaknya juga akan melakukan razia dan patroli rutin.

 “Kami akan meningkatkan kewaspadaan, melakukan patroli gabungan TNI-Polri untuk memperkecil resiko terjadinya korban terhadap sipil maupun anggota TNI-Polri yang ada di Intan Jaya,” jelasnya.

Kapolres juga mengingatkan anggota untuk lebih berhati-hati, terlebih kelompok ini sudah masuk ke arah perkotaan dan kerap memanfaatkan kelengahan anggota.

“Situasi Kabupaten Puncak hingga saat ini kondusif, aktivitas masyarakat agak sepi dari hari-hari sebelumnya. Mungkin karena  warga masih merasa ketakutan dengan kejadian meninggalnya tukang ojek,” ungkapnya.

Sebelumnya, tukang ojek bernama Rusman HR (40) ditikam sekelompok orang sepulang mengantar penumpangnya di Jalan Pinggir, Kota Ilaga, Selasa (9/2).  Korban tewas  dengan luka dua tusukan di punggung. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

3 days ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

3 days ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

3 days ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

3 days ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

3 days ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

3 days ago