

Foto-Calon Gubernur Papua Benhur Tomi Mano saat tatap muka dengan warga Bucen II, Entrop Sabtu (9/11). (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Calon Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano mengatakan untuk memperpendek rentan kendali pemerintahan, maka Provinsi Papua Induk dimekarkan menjadi dua yaitu Provinsi Papua Utara. Nantinya Provinsi Papua Utara akan membawahi Kabupaten Kabupaten di Wilayah adat Saireri, meliputi Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supiori, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Waropen.
“Saya sudah diskusikan ini dengan tokoh adat di wilayah Saireri, mereka antusias dengan program ini,” ujarnya saat tatap muka dengan warga Bucen II, Entrop, Sabtu (9/11).
Pemekaran Papua utara menurut BTM langkah tepat mendorong kesekahtraan masyarakat. Karena dengan begitu segala program baik pemerintah pusat maupun daerah akan lebih terfokus sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Misalnya pembukaan lapangan pekerjaan semakin luas, pelayanan kesehatan akan mudah terjangkau, dan juga pelayanan pendidikan akan semakin terjangkau. “Dengan adanya pemekaran ini, maka masyarakat tidak lagi datang jauh jauh ke Papua induk untuk urus surat surat penting, atau kebutuhan lain uang masih dilakukan di Provinsi,” jelasnya.
Page: 1 2
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Langkah ini diambil seminggu pasca-insiden penembakan yang menimpa tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Anggota Komisi XIII DPR RI Yan P Mandenas, S.Sos, M.Si menyatakan respon cepat yang diambil…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…