Categories: BERITA UTAMA

Penyidikan Korupsi PON Berlanjut, Kejati Sita uang Rp 6 Miliar Lebih

Aspidsus : Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar

JAYAPURA – Proses penyidikan kasus dugaan korupsi PON XX Papua tahun 2021 lalu berlanjut. Beberapa waktu terakhir usai penyidik mengumumkan 4 tersangka, kasus ini sempat hening dan tak ada kabar namun pada Kamis (10/10), penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi Papua akhirnya merilis sejumlah uang hasil sitaan.

“Ada sejumlah uang yang berhasil disita dari penangungjawab bidang dan kami pastikan kasus ini masih akan terus dikembangkan,” kata Aspidsus, Nixon Mahuse  tadi malam. Dikatakan sebelumnya fokus penyidik adalah menuntaskan laporan Pra Peradilan yang diajukan oleh salah satu tersangka, RL. Namun gugatan tersebut ditolak sehingga pokok perkara tetap dilanjutkan.

“Tersangka RL yang ajukan pra peradilan dan kami bangga kepada hakim tunggal yang menangani gugatan pra peradilan tersebut,” jelas Nixon. Dijelaskan ada empat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni TR selaku Bendahara Umum PB PON, RD sebagai Koordinator Bidang Transportasi, RL Ketua Bidang II PB PON, dan VP yang saat itu menjadi Koordinator Venue.

Pada rilis tadi malam disampaikan bahwa ada uang sebesar Rp 6.448.560.800 yang disita dari salah satu penanggungjawab sub bidang reveniew  atau vendor berinisial AM dan uang Rp 6 miliar lebih tersebut nantinya akan langsung dititipkan ke salah satu bank sambil menunggu proses selanjutnya. Kata Nixon penyitaan ini merupakan pengembangan kasus penyidikan dari 4 tersangka diawal.

Nixon menambahkan bahwa dari barang bukti uang Rp 6 miliar lebih itu nantinya masih terus diusut mengingat dugaan saat ini kerugian negara dari pelaksanaan PON Papua lalu mencapai ratusan miliar. Dan Nixon menyampaikan bahwa besar kemungkinan tersangka akan bertambah. “Segera kami umumkan jika memang sudah ada yang memenuhi unsur. Saat ini baru empat orang tadi,” tambahnya.

Ditanya apakah calon tersangka lainnya ada  yang merupakan kandidat dari calon kepala daerah, menurut Nixon  penyidik akan terus mengusut perkara ini. “Dan disiapapun yang terlibat  tetap kami tindak tegas, kami tidak tebang pilih sehingga tetap tajam ke atas dan humanis ke bawah,” tambahnya. Penyidik sendiri optimis ada target baru  apalagi sudah melakukan pemeriksaan terhadap 60 saksi.

“Yang jelas kerugian negara dari PON angkanya capai ratusan miliar dan uang ini diambil dari salah satu vendor berinisial AM tadi (ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Dana Perawatan Nihil, Venue PON Papua Mulai Rusak

  Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…

6 hours ago

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

8 hours ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

9 hours ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

10 hours ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

11 hours ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

12 hours ago