

Warga dan aparat keamanan di Mulia berbondong-bondong mendorong pesawat yang mengalami pecah ban usai mendarat di Bandara Mulia, Puncak Jaya, Kamis (10/7). (ISTIMEWA)
Dari Insiden Pecahnya Ban Pesawat di Mulia, Puncak Jaya
MULIA – Pendaratan sebuah kargo milik Maskapai Alda Air dengan nomor registrasi PK-DLA tak mulus. Ini setelah salah satu ban mengalami pecah ketika dilakukan proses pendaratan di Bandar Mulia, Puncak Jaya. Peristiwa tersebut terjadi Kamis (10/7) sekitar pukul 09.51 WIT.
Keterangan pihak kepolisian Puncak Jaya menyebut jika Alda Air PK-DLA berangkat dari Bandara Wamena pukul 09.21 WIT dengan rute Wamena–Mulia–Sentani. Pesawat tersebut hanya membawa muatan kargo berupa BBM seberat 1.100 kg tanpa penumpang.
Kepala Pilot Alda Air, Capt. Indra Haris Pratama, menjelaskan bahwa pesawat dalam kondisi normal saat mendarat di Bandara Mulia. Semua proses pendaratan berjalan lancar hingga pesawat berhenti dengan sempurna di runway. Namun, ketika pesawat mulai bergerak menuju apron (parkiran pesawat), pesawat tiba-tiba berbelok sendiri ke arah kanan.
Indra kemudian turun dan memastikan.
“Saya hentikan pesawat di pertengahan runway dan mematikan mesin. Setelah itu turun mengecek dan ternyata ban kanan pesawat telah pecah,” jelas Capt. Indra dalam rilis Humas Polres Puncak Jaya kemarin.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan langsung kepada pilot, serta memastikan area sekitar runway aman dari gangguan yang dapat menghambat operasional bandara. Personel juga bersiaga mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan hingga kegiatan monitoring selesai.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…