

Ditreskrimum Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Fauzi. (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Kombes Pol Achmad Fauzi, menyampaikan bahwa kasus yang melibatkan mantan Bupati Waropen, Yeremias Bisai telah masuk pada tahap I alias pemberkasan menuju tahap II.
Kasus yang melilit Yermias adalah dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan tindakan asusila. Kombes Fauzi, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya menanti konfirmasi dari kejaksaan terkait kelengkapan berkas perkara tersebut.
“Berkasnya YB (Yeremias Bisai) sudah kita tahap satukan, sekarang menunggu apabila dari kejaksaan menilai sudah lengkap, maka tersangka dan barang bukti akan kita serahkan,” ujar Kombes Fauzi saat ditemui di Mapolda Papua Kamis (10/7).
Ia menambahkan, apabila kejaksaan menilai berkas tersebut belum lengkap, maka penyidik akan segera melengkapinya sesuai petunjuk yang diberikan.
“Kalau dipandang belum lengkap, kita lengkapi tentunya sesuai arahan dari kejaksaan,” imbuhnya.
Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Kombes Fauzi menyebut bahwa Yeremias Bisai hingga kini belum dilakukan penahanan. Namun, ia menegaskan proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya. “Untuk YB kita tidak tahan, masih menunggu proses selanjutnya,” ungkapnya.
Page: 1 2
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali memberikan Surat Keputusan (SK) sebagai pelaksana Tugas (Plt) dapat Pejabat eselon …
Prosesi penyerahan berlangsung khidmat dan penuh haru. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa almarhum kepada bangsa…
Keterangan yang diberikan Dalu akan menjadi bahan pertimbangan penyidik untuk menentukan langkah pemeriksaan berikutnya. Juru…
Dari video yang beredar terlihat sejumlah wartawan yang menunggu sempat melontarkan pernyataan mengapa yang mengenakan…
Dari pernyataan bersama organisasi pers dan jurnalis yang terdiri dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Asosiasi…
Sebanyak 19 petani kakao di Kampung Wailebet, Kepulauan Batanta, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya,…