Sebab lanjut Jems, perawat mempunyai risiko tinggi terhadap keselamatan kerja. Bukan soal tindakan yang diberikan kepada pasien saat itu, melainkan sering terjadi konflik antara masyarakat dengan tenaga kesehatan itu sendiri.
“Tenaga kesehatan yang paling pertama menghadapi masyarakat dalam menghadapi masalah kesehatan di masyarakat,” tegasnya.
Bertepatan pada peringatan PPNI yang jatuh pada 17 Maret mendatang, Jems berpesan kepada perawat untuk tetap peduli dan bersinergi dalam penanganan stunting, PTM dan imunisasi.
Sebagaimana HUT PPNI tahun emas mengangkat tema peduli untuk bersinergi dalam penanganan stunting, PTM dan imunisasi.
“Di masa 50 tahun keemasan, kita menjunjung tinnggi tugas dan tanggung jawab sebagai perawat. Menjaga kode etik keperawtan, tetap peduli terhadap pelayanan yang dilakukan terhadap masyarakat yang ditangani dan mengedepankan pelayanan yang care kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, menyambut HUT PPNI yang diperingati pada 17 Maret mendatang. DPW PPNI Papua menggelar jalan sehat, donor darah, pameran dan aksi bersih bersih sampah. (fia/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…
Crosser kebanggaan Papua yang menorehkan prestasi gemilang dan kejuaraan nasional itu mengumpulkan poin sempurna dengan…
Lokasi wisata ini berada tidak jauh dari kawasan wisata Tobuso dan mulai dikenal luas sejak…
Pemerintah Kabupaten Jayapura akan melakukan kajian terhadap jumlah aparatur sipil negara (ASN) dan beban kerja…
Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, menegaskan malaria masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Jayapura…
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…