Sementara itu, Bidlabfor Polda Papua telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa serpihan pecahan botol yang diduga berisi cairan. Barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Laboratorium Forensik Polda Papua untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui kandungan cairan serta kaitannya dengan peristiwa tersebut.
“Bidlabfor Polda Papua juga telah mengamankan barang bukti berupa serpihan pecahan botol yang berisi cairan. Cairan tersebut atau barang bukti telah dibawa ke Labfor Polda Papua untuk ditindaklanjuti,” jelas Alamsyah. Hingga saat ini, penyidik telah meminta keterangan dari empat orang saksi. Jumlah tersebut masih dapat bertambah seiring dengan pengembangan penyelidikan yang dilakukan kepolisian.
“Sejauh ini saksi-saksi yang sudah kami ambil keterangannya sebanyak empat orang dan masih kami kembangkan,” pungkasnya. (fia/rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…
Guna mencegah eskalasi konflik di tingkat tapak, Alredo menegaskan bahwa aksi penyanderaan dan pembunuhan tersebut…
Kuasa Hukum PT Putra Baliem Mandiri Chairul Fahru Siregar, mengakui telah mengajukan gugatan di pemda…
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, setelah drainase dibersihkan dan ditata, para pedagang maupun masyarakat yang…
Direktur Utama PT AMJ Robongolo Nanwani, Entis Sutisna, mengatakan jumlah tersebut masih jauh dibandingkan total…
Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan ternyata tidak hanya berdampak pada tingkat kesejahteraan, tetapi…