

Tersangka Kasus penjualan Amunisi saat diserahkan ke Kejari Waemena, Senin (7/7). (foto:Humas ODC for Cepos)
Dilimpahkan, Oknum Polisi Penjual Amunisi Ngaku Jualan Sejak Tahun 2017
JAYAPURA-Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (Satgas ODC) menyerahkan dua tersangka kasus penjualan amunisi ilegal kepada Kejaksaan Negeri Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin (7/). Kedua tersangka tersebut adalah La Ode Sultan Zaldi Saim dan Praedy Wanimbo alias Kenyam.
Keduanya ditangkap pada Mei 2025 lalu oleh Satgas ODC karena terlibat dalam transaksi amunisi ilegal di wilayah Wamena. Setelah melalui proses pemeriksaan, keduanya dinyatakan melanggar hukum dan harus menjalani proses hukum lanjutan.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa para tersangka diterbangkan dari Bandara Sentani ke Bandara Wamena menggunakan penerbangan komersial, dan tiba dengan selamat pada pukul 14.57 WIT.
“Polri akan tetap profesional dan konsisten dalam menegakkan hukum. Tidak ada toleransi bagi siapa pun, termasuk anggota Polri sendiri, apabila terbukti melanggar hukum. Penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu,” tegas Brigjen Faizal.
Hal senada disampaikan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo. Ia menegaskan bahwa kedua tersangka merupakan oknum anggota Polri yang tindakannya telah mencoreng institusi. “Kami akan menindak tegas siapa pun yang berseberangan dengan kepentingan NKRI, termasuk dari internal Polri,” kata Kombes Yusuf.
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…