Categories: BERITA UTAMA

Ekonom Ingatkan Pemerintah Soal Inflasi hingga PHK di Papua

JAYAPURA- Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terus terjadi sepanjang semester pertama 2026 mulai memunculkan kekhawatiran terhadap kondisi perekonomian nasional maupun daerah. Selain berpotensi memicu kenaikan inflasi, kondisi ini juga dapat menekan daya beli masyarakat, membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), hingga meningkatkan risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah sektor usaha.

Pada perdagangan Senin (8/6), pasar keuangan domestik kembali mengalami tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok sekitar 4 persen, sementara imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) meningkat. Di sisi lain, rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuatif pada semester II 2026 di kisaran Rp17.300 hingga Rp19.000 per dolar AS.

Pengamat ekonomi dan Dosen Pascasarjana Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura, John Agustinus, mengatakan pelemahan rupiah membawa konsekuensi besar terhadap perekonomian nasional. Menurutnya, dari sisi fiskal, pemerintah akan menghadapi tekanan akibat meningkatnya beban pembayaran utang luar negeri dan subsidi energi karena transaksi minyak mentah dunia menggunakan dolar AS.

“Selain itu, ketidakpastian ekonomi global dan tingginya suku bunga acuan Amerika Serikat mendorong aliran modal asing keluar dari pasar saham dan obligasi Indonesia,” ujarnya, Selasa (9/6). Dari sisi masyarakat dan dunia usaha, pelemahan rupiah berpotensi menurunkan daya beli karena harga barang impor, bahan baku, serta energi menjadi lebih mahal.

“Pelaku usaha yang bergantung pada bahan baku impor akan menghadapi kenaikan biaya produksi. Jika kondisi ini berlangsung lama, perusahaan bisa melakukan efisiensi, termasuk mengurangi tenaga kerja,” katanya. John juga mengingatkan bahwa perusahaan yang memiliki utang dalam mata uang dolar akan menghadapi kenaikan beban pembayaran pokok dan bunga ketika dikonversi ke dalam rupiah.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Indentifikasi Jalur Penyelundupan hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas

  Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…

5 hours ago

ABR: Jangan Salah Gunakan Bantuan Pemerintah!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…

6 hours ago

Fenomena El Nino,  79 Kampung di Dogiyai Terdampak

Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga

8 hours ago

Jangan Membangun Sebelum Ada Penanganan Pascabencana

  Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…

9 hours ago

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…

10 hours ago

Bupati Jayawijaya: CASN Jangan Buru-buru Ajukan Kredit Setelah Terima SK

Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…

12 hours ago