Categories: BERITA UTAMA

Tuan Dusun Beserta Istri Diduga  Disandera

Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus memburu para pelaku dan memastikan keamanan masyarakat di Papua tetap terjaga. Dan dalam upaya penanganan, tim gabungan telah dikerahkan yang terdiri dari 15 personel Polres Asmat serta 11 personel gabungan dari Satgas Tindak dan Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz.

“Tim saat ini berada di Kampung Mabul untuk mengumpulkan keterangan saksi, mendalami informasi, serta merencanakan evakuasi korban,” ujarnya.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti kasus ini secara hukum secara terukur dan profesional, serta terus menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman KKB demi terciptanya stabilitas keamanan di Papua.

Sementara data lain menyebut jika ada 7  orang pendulang yang bisa dipastikan meninggal dunia yakni Sahrudin (luka bacok di kepala), Wawan (terkena panah), Gorontalo (terkena panah), Feri Muarakun (terkena tembakan), Stanly (tertangkap), Sanger (tertangkap) dan Aidil (dibacok leher belakang).  Lalu korban yang terpisah dengan rombongan dan belum ada kabar pasti sampai saat ini yakni Anwar Tejo,  Mustafa,  Mursaleh,  Sahmadi, Agung,  Iyan dan Ansar.

Sedangkan untuk tuan dusun dan istri diprediksi masih selamat. Dari pengakuan saksi ada yang menyebut jika ciri-ciri pelaku adalah berbadan kekar,  rambut gimbal, mengenakan ban lengan bintang kejora, ban lengan rotan di lengan, kalung taring babi dengan anyaman bintang kejora, memakai tutup kepala (kupluk merah), ada yang memakai ikat kepala bintang kejora dengan bulu burung serta menggunakan pluit.

Para pelaku ini menghabisi nyawa korban menggunakan panah, parang, dan senjata. Ada  2 pucuk senjata laras panjang yang terlihat oleh saksi. Dan saat ini  Satgas ODC masih berupaya mengevakuasi korban selamat dan selanjutnya  melakukan pengejaran. (kar/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Bahasa Daerah Diharap Masuk Mulok di Sekolah dan Diaktifkan di Kampung AdatBahasa Daerah Diharap Masuk Mulok di Sekolah dan Diaktifkan di Kampung Adat

Bahasa Daerah Diharap Masuk Mulok di Sekolah dan Diaktifkan di Kampung Adat

Papua selama ini dikenal sebagai tanah yang diberkahi kekayaan alam luar biasa. Hutan-hutannya rimbun, tanahnya…

10 hours ago

Pemkab Puncak Dorong Perdasus Penyelesaian Konflik Adat di Tanah Papua

Dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi yang kerap terjadi di tanah Papua, dalam hal ini…

10 hours ago

Dari Cadangan Mati hingga Menaklukkan Thailand

UNTUK pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia U-16 berhasil merengkuh gelar juara Piala AFF Futsal U-16…

11 hours ago

Terdampak Banjir Rob, Pemkab Merauke Kirim Bantuan Bama ke Waan dan Kontuar

Rencana pengiriman bantuan pangan ini disampaikan bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze setelah melakukan rapat dengan…

11 hours ago

MBG Dorong Kehadiran dan Semangat Belajar Siswa SD YPK Ifar Babrongko

Di tengah kampung wisata yang berada di atas Danau Sentani ini, berdiri satu sekolah dasar,…

12 hours ago

RSUD Wamena Masih Berlakukan Pemeriksaan VCT Dengan Pola Konseling

Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.OG mengakui jika apabila berbicara terkait penyakit TBC,…

12 hours ago