Categories: BERITA UTAMA

Seorang Dokter Ditemukan Tewas di Rumah Dinas

JAYAPURA – Tim penyidik Polres Nabire kini tengah mendalami kasus penemuan mayat di perumahan dokter Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Mayat yang ditemukan adalah seorang dokter spesialis bernama Mawartih Susansy yang merupakan dokter specialis paru.

Kejadian ini  dibenarkan Kapolres Nabire AKBP I Ketut Suarnaya kepada Sie Humas Polres Nabire. “Iya benar telah terjadi penemuan mayat seorang dokter spesialis sekira pukul 19.00 WIT di rumah korban   di perumahan dokter, Kelurahan Siriwini, Nabire, Papua Tengah, Kamis (9/3),” kata Kapolres dalam rilisnya Jumat (10/3).

Untuk kronologis singkat kejadiannya dijelaskan pada Kamis (9/3) sekira pukul 17.53 WIT saksi 1 berinisial M (32) yang merupakan perawat atau sopir dokter korban datang ke perumahan dokter menjemput korban untuk diantar ke tempat praktek di Apotik Pelita.

Sesampainya dirumah korban,  saksi M menunggu diluar rumah namun korban tidak keluar rumah. Kemudian saksi menghubungi via Whatsapp namun tidak direspon sehingga saksi mencocba turun dan memanggil. Karena tak digubris saksi pertama kemudian menghubungi rekannya berinisial RR  dan saksi tiga yang merupakan perawat di Apotik Mulia. Sekitar pukul 19.00 WIT saksi 2 berinisial RR dan saksi 3 berinisial F tiba di rumah korban  kemudian ketiganya sama – sama berupaya mencari korban.

Karena  korban tetap tidak merespon akhirnya, ketiganya membuka pintu yang di grendel dari dalam dengan cara membuka jendela disamping pintu. Saat ketiganya masuk  mereka langsung menuju  kamar korban saat itu pintu kamar tidak dalam keadaan terkunci namun tertutup rapat sehingga saksi membuka pintu dan mendapati korban yang tertidur di tempat tidur.

“Disitu salah satu saksi melihat mulut korban ada busa dan mereka langsung menghubungi dokter jaga di IGD RSUD Nabire,” jelas Kapolres. Sekira pukul 19.33 WIT,  seorang dokter tiba di rumah korban dan melakukan pengecekan keadaan korban namun saat dicek ternyata nadi korban tidak tidak terasa. Saat itulah dokter tersebut meminta saksi lainnya menghubungi pihak berwajib. “Dari kejadian tersebut, pukul 19.45 WIT anggota piket Reskrim, Tim Sus dan Inafis Polres Nabire mendatangi TKP dan langsung melakukan olah TKP,” tuturnya.

Kurang lebih 2 jam, Tim Inafis Polres Nabire selesai melakukan oleh TKP selanjutnya jenazah korban di evakuasi ke RSUD nabire guna dilakukan pemeriksaan oleh dokter. “Berdasarkan informasi dari saksi  pertama,  korban terakhir terakhir diantar ke rumahnya  pada hari Rabu (8/3) sekitar pukul 20.30 WIT  usai praktek,” beber Kapolres.  Korban hanya tinggal seorang diri di perumahan dokter di RSUD Nabire.

“Tim inafis Polres Nabire tadi sudah ke tempat kejadian untuk olah TKP. Saat ini jenazah sudah di RSUD Nabire dan lagi pemeriksaan oleh dokter dan kami masih  melakukan pendalaman dan menunggu hasil pemeriksaan oleh ahli,” tutup Kapolres Ketut. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Polisi Tetapkan 8 Orang Sebagai Tersangka

Kedelapan tersangka masing-masing FA (30), YA (33), RA (35), ZT (40), OR (29), RA (42),…

5 hours ago

Tiga Jenazah Diterbangkan ke Kampung Halaman

Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…

18 hours ago

Bupati Gusbager Kaget Ada Kampung Tak Tersentuh Pelayanan Pemerintah

Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…

19 hours ago

Pemkab Jayapura Masih Punya Utang Tanah Rp211 Miliar, Dibayar Bertahap

Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…

20 hours ago

Dua Orang yang Diculik KKB Dilaporkan Lolos, Namun Satu Tewas

Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…

20 hours ago

Terancam Kekurangan Pangan, Pemkab Yahukimo Salurkan Bantuan ke 6 Distrik

Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP menyatakan Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah mengalokasikan beras sebanyak 13…

21 hours ago