

Ketua Bawaslu Provinsi Papua, Hardin Halidin
Antisipasi Hoax, Bawaslu Perlu Kerjasama dengan Cyber Polda
JAYAPURA – Ketua Bawaslu Provinsi Papua, Hardin Halidin menyebut ada kerawanan dalam hal politisasi indentitas. Termasuk penggunaan media sosial dalam hal penyebaran hoax, dimana Kabupaten Yapen dan Kabupaten Sarmi masuk dalam kabupaten yang cukup rentan untuk wilayah Papua.
“Kepulauan Yapen masuk dalam 20 besar tingkat kerawanan politisasi sara, karena ada isu isu perbedaan agama, penolakan terhadap calon atau kandidat berdasarkan suku, agama dan ras,” terang Hardin.
Terkait daerah yang rawan ini, Hardin meminta untuk sering bertemu dengan tokoh agama, paguyuban tapi juga pemerintah daerah. Dimana fungsi tokoh agama dan paguyuban untuk mendinginkan situasi di internal, sementara tokoh-tokoh adat diminta untuk selalu menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi.
“Selain itu, Kominfo dan Cyber Polda kerjasama dengan Bawaslu untuk mengantisipasi isu-isu soal sara supaya tidak menyebar,” pintanya.
Selain kerjasama dengan pihak Kominfo dan Cyber Polda, Bawaslu yang ada di kabupaten/kota juga diminta kerjasama dengan pihak Meta sebagai pengelola media sosial. Sehingga ketika ada yang menyebarkan informasi yang dianggap sebagai hoax atau menyebarkan ujaran kebencian, pihak Meta langsung takedown.
Page: 1 2
Ia tak menampik bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan terkait pelanggaran HAM yang belum sepenuhnya…
Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM adalah sebuah hal yang lumrah. Dimana lima region lainnya dibelahan…
Evan Soumilena dikenal sebagai pemain Tim Nasional Futsal Indonesia yang aktif membela Indonesia di berbagai…
Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik pusat aktivitas masyarakat, seperti pertokoan, kios pedagang, serta ruas jalan…
Dalam pertemuan tersebut, Iptu Wilhelma Kurut menyampaikan keprihatinan atas maraknya penyakit masyarakat di kalangan pemuda,…
Tujuan dari ketentuan ini adalah untuk menciptakan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil,…