Categories: BERITA UTAMA

47 Senjata Api Diamankan Selama 6 Bulan

JAYAPURA–Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III memaparkan capaian operasi selama Semester I Tahun Anggaran 2026. Dalam kurun Januari hingga Juni 2026, TNI melalui Koops TNI Habema berhasil mengungkap puluhan kasus narkotika, menyita puluhan senjata api, serta menggagalkan berbagai aktivitas kelompok bersenjata dan kejahatan lintas sektor di wilayah Papua.

Capaian tersebut disampaikan Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, dalam konferensi pers yang digelar di Markas Kogabwilhan III, Jalan Agimuga Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Senin (6/7). Kegiatan itu turut dihadiri Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang dan jajaran pejabat TNI lainnya.

Lucky mengatakan, berbagai operasi yang dilaksanakan berhasil menekan aktivitas kelompok separatis bersenjata sekaligus mengungkap tindak kejahatan yang mengancam keamanan masyarakat. Di bidang pemberantasan narkotika, TNI mencatat berhasil mengungkap 30 kasus yang didominasi peredaran ganja, penemuan ladang ganja, hingga upaya penyelundupan melalui jalur udara, laut, dan perbatasan negara.

“Dari operasi tersebut, kami mengamankan sekitar 1.479 batang pohon ganja, puluhan kilogram ganja kering, sejumlah ladang ganja siap panen, serta menangkap puluhan tersangka, termasuk warga negara asing. Seluruh tersangka kemudian diserahkan kepada Polri untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Selain itu, Satgas TNI juga berhasil menyita 47 pucuk senjata api berbagai jenis, 92 pucuk senapan angin, ratusan butir amunisi, komponen senjata, dokumen, atribut, uang tunai, serta berbagai perlengkapan yang disebut milik kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

“Tidak dapat kita bayangkan apabila senjata-senjata tersebut masih berada di tangan kelompok separatis. Potensi ancaman terhadap keselamatan masyarakat tentu akan semakin besar,” ujar Lucky.

Dalam kesempatan itu, Lucky juga menyinggung peristiwa pembakaran pesawat PT Asian Mission Aviation (AMA) di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo, yang menewaskan pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Captain Nicholas F. Goselin alias Mark. Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan awal, aksi tersebut dilakukan oleh kelompok bersenjata yang dipimpin Elkius Kobak, sebagaimana juga disebut dalam pernyataan juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.

Ia menilai tindakan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan, agama, maupun budaya masyarakat Papua. Lucky menambahkan, aksi kekerasan kelompok bersenjata selama ini tidak hanya menyasar aparat keamanan, tetapi juga masyarakat sipil serta fasilitas pelayanan publik, seperti sekolah, gereja, dan sarana umum lainnya.

“Beragam aksi teror, intimidasi, pembakaran fasilitas umum, hingga pembunuhan terhadap warga sipil menunjukkan bahwa tindakan tersebut merupakan ancaman nyata yang harus dihentikan demi melindungi masyarakat Papua,” tegasnya. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Recent Posts

Lapas Wamena Over Kapasitas

Kepala Lapas Wamena Lukas Aponno, SH menyatakan, meskipun saat ini Lapas Wamena mengalami over kapasitas,…

1 day ago

Festival Budaya Biak – Melanesia 2026 Siap Digelar

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Biak Kabupaten Biak Numfor, Turbey Onny Dageubun, S.Pi.,M.Si mengatakan, Festival…

1 day ago

Kabut Asap di Wamena Merupakan Kiriman dari Papua Selatan

Prakirawan BMKG Station II B Wamena Bahrul Iskandar menyatakan kabut asap yang menyelimuti kota Wamena…

1 day ago

Gubernur Apolo Tekankan Pelayanan Prima kepada Masyarakat

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan pembangunan sektor kesehatan tidak cukup hanya dengan menyediakan gedung…

1 day ago

Kasus Kusta di Papua Naik,  Siapkan Empat Strategi Untuk Mengatasi

   Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Papua, Purnomo Sidhi, mengatakan bahwa hingga September 2026…

1 day ago

Pemprov Papua Selatan Latih 115 Lulusan SMA/SMK OAP

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari pendidikan vokasi yang bertujuan…

1 day ago