Categories: BERITA UTAMA

16 Titik Kerusakan di Kota Jayapura Akibat Gempa

Pasien RSUD Dok II Dirawat di Tenda Darurat

JAYAPURA – 16 titik kerusakan di Kota Jayapura akibat gempa tektonik berkekuatan M 5,4 disusul gempa susulan lainnya yang mengguncang Kota Jayapura, Kamis (9/2) sekira pukul 15.28.02 WIT. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,50° LS ; 140,70° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada kedalaman 10 km.

Kepala BPBD Papua Welliam Manderi menyampaikan, terdapat beberapa titik pengungsian di Kota Jayapura akibat gempa kemarin.

“Titik pengunsian 50 KK mengungsi di Entrop (kompleks CV. Thomas), 50 KK mengungsi di Bank BTN Kota Jayapura, 200 Jiwa mengunsi di Kristus Raja Dok V, 400 jiwa pengungsi Bhayangkara I, 50 KK – 300 jiwa mengungsi di B-One dan 48 KK – 110 jiwa mengungsi di Depan Kantor Depnaker Dok IX,” terang Manderi saat ditemui Cenderawasih Pos di RSUD Dok II mendirikan tenda darurat.

Di RSUD Dok II sendiri kata Manderi, BPBD mendirikan dua tenda darurat yang diperuntukkan bagi pasien yang ingin berada di luar gedung RSUD Dok II. Sementara sisanya dari Kemensos. Sebagaimana diketahui terdapat 7 tenda darurat di RS Dok II.

“Tenda darurat tersebut khusus dipergunakan untuk pasien yang sampai dengan saat ini mereka mau di luar, ada tindakan tindakan juga yang akan dilakukan yakni penanganan medis,” kata Manderi.

Terkait titik pengungsian, Manderi menyatakan pihaknya akan turun langsung mengeceknya termasuk kebutuhan apa yang diperlukan masyarakat. Jika butuh tenda, maka BPBD Provinsi Papua akan mendirikan tenda.

“Kami akan bangun tenda bagi mereka yang memilih tinggal di tenda, karena banyak warga yang tidak mau kembali ke rumah mereka lantaran bangunan rumahnya retak,” kata Manderi.

Dia juga menyebut bahwa selain RSUD Dok II, beberapa rumah sakit di Jayapura juga pasiennya terpaksa dievakuasi keluar dari ruang rumah sakit.

Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Dok II dr Andreas menyatakan sekitar 60 persen pasien RSUD Dok II sedang mendapatkan penanganan medis di tenda darurat yang berlokasi di halaman RS.

“Yang dirawat di tenda darurat adalah pasien campuran, kita evakuasi mereka (pasien-red) keluar dari ruang medis dan mendapatkan penanganan di tenda darurat,” kata dr Andreas saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.

Dr Andreas menyatakan belum tahu pasti sampai kapan pasien tersebut mendapatkan penanganan medis di tenda darurat.

“Untuk kembali ke ruang medis rumah sakit menunggu informasi dari BMKG, jika tidak ada lagi gempa maka kami arahkan pasien untuk kembali ke ruangan,” kata dr Andreas.

Ia juga menyampaikan beberapa ruangan milik RSUD Dok II seperti ruang ortopedi, kamar operasi, ICU dan beberapa ruangan di rumah sakit mengalami keretakan rusak ringan hingga sedang.

“Jika masih layak digunakan maka pasien bisa masuk kembali ke ruangan tersebut, namun jika tidak layak pakai dimungkinkan ruangan tersebut tidak digunakan lagi. Tinggal menunggu rekomendasi dari tim,” ungkapnya.(fia/wen)

Berdasarkan data BPBD Papua Laporan Kejadian Bencana Kamis (9/2)

Terdampak

1. 50 KK mengungsi di Entrop (kompleks CV. Thomas)

2. 50 KK mengungsi di Bank BTN Kota Jayapura

3. 200 Jiwa Pengungsi di Kristus Raja Dok V

4. 400 Jiwa Pengungsi Bhayangkara I

5. 50 KK – 300 Jiwa mengungsi di B-One

6. 48 KK – 110 Jiwa mengungsi di Depan Kantor Depnaker Dok IX

Korban Jiwa :

1. Rista (Toraja) Alamat : Polimak III

2. Ani (Toraja)

3. Maya (Buton) Dok IX

4. Astrid

Luka luka :  Jefri, Jean Real Karubaba (dari kantor statistik), Patrisius Redol (Hotel Swisbell), Samuel Kafiar dan Jhon F Tobing.

Kerusakan : Rumah Warga 1 Unit Mengalami Kerusakan (Rusak Ringan). Lembah Sunyi Angkasa, Distrik Jayapura Utara (rumah warga 3 unit mengalami rusak berat. Gedung Negara Dok V , Distrik Jayapura Utara (Mengalami kerusakan retak pada dinding Gedung, usak ringan). RS Dok II Jayapura, Swisbell Hotel Dok II (mengalami kerusakan ringan).  Cafe Cirita mengalami patahan dan tenggelam, Hypermart Jayapura, rusak ringan). BTSP rusak ringan, Kantor Arsip Provinsi Papua mengalami rusak ringan, Kantor Sekretariat Peparnas (tembok parkiran rubuh menimpa 1 unit mobil, Diler Toyota Polimak III,Gereja Marantha Polimak.

Argapura Lapangan (Rumah warga 1 unit mengalami rusak berat. Kompleks Perumahan TNI, Audotorium Uncen  rusak ringan, rumah Ondo mengalami kerusakan (rusak ringan), Bangku panjang (Kupang) Dok II.

newsportal

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

21 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

22 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago