Categories: BERITA UTAMA

Status Kota Jayapura Tanggap Darurat Selama 21 Hari Kedepan

JAYAPURA-Pj Sekda Kota Jayapura Roby Kepas Awi mengatakan, dampak dari Kejadian gempa bumi di Kota Jayapura, Kamis (2/9)kemarin, menyebabkan 4 orang meninggal dunia, maka pemerintah Kota Jayapura melakukan rapat pada sore harinya bersama Forkopimda.

Dalam rapat tersebut Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey yang mengadiri melalui Zoom diputuskan status  Tanggap darurat selama 21 hari ke depan.

“Untuk dampak gempa bumi ada kerusakan fasilitas umum, seperti rumah sakit, bangunan pemerintah, kantor MRP, pusat perbelanjaan, tempat usaha, tempat ibadah dan rumah warga untuk yang terparah ada di Distrik Jayapura Utara dan Jayapura Selatan,”katanya.

Diakui, Pemkot Jayapura melalui Dinsos Kota Jayapura dengan Tim Tagana telah melakukan koordinasi dengan membangun posko dibeberapa titik yang ada di Jayapura Utara dan juga Hamadi, Jayapura Selatan, serta ada posko yang sedang dibangun di halaman kantor Wali Kota Jayapura, sehingga jika ada warga di sekitar yang ingin mengungsi bisa langsung ke sana di tempat posko yang telah disiapkan.

  Ditambahkan, sesuai data yang disampaikan Dinas Kesehatan Kota Jayapura gempa bumi memang ada empat korban yang meninggal dunia yang bekerja di salah satu cafe yang ada di Ruko Dok 2  Jayapura dan diharapkan korban tidak lagi.

” Kepada seluruh warga Kota Jayapura yang ada di  5 distrik dan 25 Kelurahan serta 14 kampung, pemerintah tetap menghimbau untuk tetap siaga dan jangan mudah percaya pada Isu hoax, jika ada isu tetap lakukan koordinasi dengan BPBD Kota Jayapura, dan juga aparat kepolisian bisa melakukan koordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkantimas  di wilayah masing-masing,”jelasnya

Diakui, dampak dari gempa ini juga aktivitas kantor lingkungan pemerintah kota Jayapura hari Jumat 10 Februari 2023 pejabat eselon 2 sekretaris dan Kabid dan staf kunci yang masuk.

Kemudian besok akan dilakukan pendataan di lingkungan Kantor Pemerintah Kota Jayapura mana saja yang rusak bangunannya dan fasilitasnya.

Sedangkan aktivitas belajar anak SD SMP dan SMA/SMK diliburkan sementara dan masuk kembali pada hari Senin, Kemudian dari sinar pendidikan juga akan turun untuk mengecek semua sekolah setelah itu nanti dari kepala sekolah akan mengaturnya. (dil/wen)

newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

4 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

6 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

7 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

8 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

9 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

10 hours ago