Sementara itu, Tenaga Ahli KNKT Nobertus Tunyanan mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan pengumpulan data terkait kejadian tersebut, dan ini tentunya ini bukan masalah ada api tapi yang menjadi konsen KNKT adalah proses evakuasinya,
Dimana untuk escape slide untuk pintu sebelah kiri yang tangga darurat semacam kempes, harusnya tidak kempes sehingga saat penumpang turun dari escape slide penumpang turun dilakukan dengan baik.
Dan sebenarnya kejadian itu juga tidak harus dilakukan evakuasi karena itu diibaratkan pada saat start pada mesin pesawat kelebihan bahan bakar tentu bisa saja menimbulkan percikan api tapi sifatnya sebentar saja itu istilah awamnya. Hanya saja, penumpang ada yang panik sehingga terjadi seperti ini.
“Diibaratkan kalau kita star mesin motor kelebihan bensin terjadi banjir, maka bisa menimbulkan percikan api pada saat kita lakukan starter, tapi karena ada kepanikan yang timbul di penumpang akhirnya seperti itu,”ucapnya. Saat ini KNKT masih kumpul data belum bisa dilakukan kesimpulan, dan salah satu yang dilihat escape belum bisa kembang sempurna. (dil/ana/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…
Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…