Categories: BERITA UTAMA

TNI Siaga Hadapi Potensi Serangan Balasan OPM

JAYAPURA-Komando Operasi (Koops) Habema memastikan peningkatan kewaspadaan pasca tewasnya salah satu tokoh kunci Organisasi Papua Merdeka (OPM), Mayer Wenda alias Kuloi Wonda, bersama adiknya Dani Wenda dalam penyergapan oleh Satgas Koops Habema di Kampung Mukoni, Distrik Mukoni, Kabupaten Lanny Jaya, Selasa (5/8/2025).

Mayer Wenda diketahui menjabat sebagai Wakil Panglima Kodap XII/Lanny Jaya dan memiliki rekam jejak panjang dalam aksi kekerasan bersenjata di wilayah pegunungan Papua.

Keberhasilan dalam melumpuhkan tokoh oenting ini menjadi capaian strategis dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, namun juga berpotensi menimbulkan serangan balasan dari kelompok separatis bersenjata lainnya.

Dansatgas Media Koops Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah antisipatif terhadap segala kemungkinan.

“Dalam mengantisipasi serangan balasan OPM, kami akan semakin meningkatkan kewaspadaan intelijen serta memperkuat sistem keamanan dan pertahanan, khususnya di titik-titik rawan,” ujar Letkol Iwan dalam keterangannya, Kamis (7/8).

Namun, menurutnya, kekuatan militer bukanlah satu-satunya pendekatan yang dikedepankan. Koops Habema juga mendorong peningkatan koordinasi antar-instansi dan stakeholder lokal sebagai bagian dari strategi membangun stabilitas jangka panjang.

“Yang paling utama adalah kami akan semakin mempererat koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda lokal. Komunikasi dengan elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan ruang damai dan mencegah konflik lanjutan,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Regulasi yang Dibuat Harus Lindungi Hak-hak OAP

Wakil Ketua Fraksi NasDem, Albert Meraudje, menegaskan bahwa semangat Otonomi Khusus (Otsus) harus mendarah daging…

5 hours ago

Bangunan yang Rusak Diterjang Gelombang Pasang Bertambah

Dari pantauan media ini, jumlah gazebo yang rusak bertambah. Jika gazebo yang rusak tersebut baru…

6 hours ago

IDI Akui Dokter Spesialis di Papua Masih Kurang

Meski begitu, IDI Papua terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam kondisi serba kekurangan.…

6 hours ago

Seorang Nelayan Tewas Ditikam di Lokalisasi Km 10

Dijelaskan, kejadian bermula dari kesalahpahaman antara teman korban diduga berinisial RBAY dengan saksi 1 berinisial…

7 hours ago

Enam Pemuda Dibekuk, Disinyalir Anggota Muda KKB

Pertama ada yang menyebut enam pemuda ini sedang mencari kayu bakar di Jl Gunung, Dekai…

7 hours ago

DPO Lima Kasus Curas Diringkus

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya, S.T.K, MH membenarkan penangkapan terhadap salah satu…

8 hours ago