Categories: BERITA UTAMA

OJK Blokir 6000 Rekening Terindikasi Judi Online

JAYAPURA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga saat ini telah memblokir kurang lebih sebanyak 6.000 rekening bank milik penyedia atau bandar judi online (judol) di seluruh Indonesia. Upaya itu bertujuan untuk memberantas dan mengurangi judi online (judol) yang marak terjadi di kalangan masyarakat.

   Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Papua, Yosua Rinaldy, mengatakan pemblokiran rekening itu dilakukan perbankan atas permintaan pihaknya. Adapun data rekening terkait judol berasal dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

   “Saat ini memang kami OJK khususnya di pengawasan perbangkan bahwa melakukan pemblokiran terhadap 6000 rekening yang terindikasi atau terbukti melakukan tindakan pidana yang mengarah ke judi online,” kata Yosua Rinaldy, Selasa (6/8).

   “Memang selama ini 6000 itu cenderung ke penyedia atau dalam hal ini menjadi penghubung terkait dengan penjudi online ini. Soalnya kalau kita bicara tentang pelaku itu biasanya kemungkinan mereka tidak mengunakan rekening perbankan, biasanya mereka mengunakan dompet online dan lain sebagainya,” tambahnya.

  Ia mengaku di jaman keuangan sekarang banyak teknologi yang mampu melakukan transaksi. Maka dengan itu ia mengajak masyarakat untuk melakukan mitigasi dini terhadap perbankannya terlebih dahulu.

   Kata dia pihaknya lebih fokus kepada penyedia, karena kalau pelaku lanjut dia jauh lebih banyak dari jumlah tersebut.

  Dia menjelaskan, upaya pemblokiran rekening terkait judol sudah dilakukan OJK sejak sebelum Keputusan Presiden Nomor 21 Tahun 2024 yang menetapkan Satuan Tugas Pemberantasan Perjudian Daring ditandatangani.

  Kini dengan adanya Satgas Pemberantasan Perjudian Daring, langkah pemberantasan yang dilakukan menjadi lebih terkoordinasi sehingga bisa menutup segala jalur kemungkinan untuk yang menopang transaksi perjudian online.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

3 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

3 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

4 hours ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

4 hours ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

5 hours ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

5 hours ago