Dari kondisi ini kata Kapolresta pihaknya akan mengagendakan untuk mendatangi lokasi-lokasi hotel yang dicurigai sebagai tempat prostitusi. Sementara itu, terkait dengan peran pemerintah, Kombes Victor berharap pemerintah kembali melakukan pengecekan terhadap izin oprasi dari hotel tersebut.
“Apakah hotel itu layak sebagai disebut hotel atau perateknya mengarah ke hal yang tidak benar,” beber Victor Mackbon.
Ditempat berbeda Kapolsek Abepura Kompol Komarul Huda mengatakan, untuk menyelesaikan persolan yang terjadi di Hotel Bunga Youtefa diperlukannya campur tanggan pemerintah daerah (Pemda) untuk meninjau dan menertibkan perijinan hotel tersebut. Karena menurutnya hotel tersebut disinyalir sering dijadikan tempat prostitusi dan sering membuat keributan.
“Perlunya campur tangan Pemda untuk menertibkan perijinan hotel bunga dan bisa giat operasi yustisi juga, dan penertiban lainnya,” pungkas Kapolsek dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/4) malam. (kar/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…