Categories: BERITA UTAMA

Satu Prajurit Gugur Jelang HUT TNI

Dan dalam aksi penembakan tersebut Panglima TPNPB Kodap Yambi Yonip Entel Enumbi meminta aparat tidak mengerahkan pasukan militer untuk melakukan penangkapan sewenang-wenang terhadap warga pribumi di Puncak Jaya.

“Penembakan ini juga murni dilakukan TPNPB dan juga kami telah menggumumkan kepada semua pihak bahwa warga transmigrasi yang datang dari luar tanah Papua untuk segera keluar dari wilayah konflik bersenjata di tanah Papua. Sebab, itu akan menjadi target penembakan karena di cap sebagai agen intelejen atau milisi indonesia yang memasuki wilayah konflik bersenjata wantinya.

Manajemen Markas Komnas TPNPB juga menghimbau kepada seluruh warga pribumi untuk segera berhenti komsumsi makanan berupa beras, minyak goreng, gula, kopi dan gula-gula yang saat ini sedang dibagi oleh aparat militer Indonesia di daerah-daerah konflik bersenjata di tanah Papua. Karena itu adalah salah satu mesin pembunuhan bagi orang Papua dan juga membuat orang Papua agar tidak berkebun atau membuat orang Papua ketergantungan kepada pemerintah indonesia dengan makanan instan.

Dan juga disampaikan kepada semua suku-suku yang ada di seluruh tanah Papua untuk selalu menjaga hak-hak masyarakat adat, hukum adat dan hukum Tuhan dari berbagai ancaman yang sedang dilakukan oleh pemerintah indonesia dalam rangka membuka lahan baru demi menjalankan bisnis pertambangan, kepala sawit, ekploitasi hasil bumi lainnya seperti Emas, minyak bumi, tembaga dan kekayaan alam Papua keluar dengan iming-iming pembangunan jalan, rumah dan jembatan yang hakekatnya akan digunakan oleh transmigrasi indonesia di tanah Papua.

Bahkan semuanya itu demi meloloskan pembangunan perusahan-perusahan raksasa milik negara asing. dan indonesia hanyalah sebagai jembatan dengan berkekuatan militernya ia akan terus melakukan intimidasi terhadap warga pribumi karena penjajahan yang ia lakukan. “Rakyat Papua juga harus sadar bahwa secara hukum adat, tanah Papua masih berstatus tanah adat dan bukan milik tanah pemerintah kolonial indonesia. Maka, seluruh warga Papua wajib mempertahankan,” tutup Sebby. (kar/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Marak Penipuan Loker Catut Nama FreeportMarak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

2 days ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

2 days ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

2 days ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

2 days ago

Proses Penjemputan Ternyata Tak Mudah

Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…

3 days ago

PBB Sebut Israel Sengaja Menargetkan Anak-anak di Gaza

Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…

3 days ago