

Satgas ODC saat mengevakuasi jenazah satu anggota KKB Enos Tipagau, di Kampung Baitapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Sabtu (5/7). (foto:Humas ODC for Cepos).
Sempat Kabur dari Lapas Nabire, Terlibat Sejumlah Kasus Kekerasan Bersenjata
JAYAPURA– Otak dari sejumlah kasus kekerasan bersenjata di Intan Jaya, Enos Tipagau berhasil dilumpuhkan Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz. Enos yang merupakan satu komandan KKB ini terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur yang membatnya jatuh tersungkur. Enos merupakan sosok dominan yang memang masuk dalam Daftar Pencarian Orang.
Ia dinyatakan tewas dalam kontak tembak yang terjadi di Kampung Baitapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Sabtu (5/7). Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa sebelum dilakukan penindakan, tim terlebih dahulu melakukan penyelidikan terkait keberadaan Enos Tipagau serta lokasi persembunyiannya.
“Penindakan dilakukan pukul 07.14 WIT. Dalam proses tersebut, terjadi kontak tembak yang mengakibatkan tewasnya Enos Tipagau,” ungkap Brigjen Pol. Faizal dalam keterangan resminya pekan kemarin. Enos Tipagau juga sebelumnya berstatus narapidana namun berhasil melarikan diri.
Diketahui merupakan narapidana yang sebelumnya divonis tiga tahun penjara. Namun, ia melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nabire. Setelah kabur, Enos kembali bergabung dengan jaringan KKB dan aktif di wilayah Intan Jaya. Penindakannya juga berdasarkan surat permohonan dari Kementerian Hukum dan HAM RI yang meminta bantuan pencarian dan penangkapan narapidana atas nama Enos Tipagau.
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…