Categories: BERITA UTAMA

Papua Street Carnival akan Digelar Setiap Tahun

JAYAPURA-Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno memberikan apresiasi yang tinggi terhadap karya-karya anak muda PYCH. Menurutnya, Papua Street Carnival merupakan pagelaran ekonomi kreatif pertama di tanah Papua. Perlu menjadi catatan sejarah positif bagi pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif Papua.

“Papua Street Carnival adalah wadah bagi pelaku ekonomi kreatif, cerminan anak muda untuk memajukan Papua. Dan kreasi-kreasinya luar biasa, masif, meriah, dan insyaallah mendunia,” ucapnya.

Sandi menyatakan bahwa pagelaran Papua Street Carnival akan digelar setiap tahunnya. ia pun optimis dengan kolaborasi yang dilakukan antara Kemenparekraf dan BIN yang dikomandoi oleh Kepala BIN Budi Gunawan, industri kreatif di Papua akan lebih maju, berdampak positif bagi masyarakat Papua dan menjadi sorotan dunia.

Sandi menyatakan, kolaborasi dengan PYCH memungkinkan potensi ekonomi kreatif di Papua dapat terwujud. Papua Street Carnaval 2023 menjadi wadah bagi anak-anak muda Papua untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. 

“Bersama BIN, kami Kemenparekraf berkolaborasi, Papua Street Carnival ini adalah bentuk dari ‘gercep, Bapak Presiden’ gerak cepat,” ujar Sandi.

Selain itu lanjut Sandi, kehadiran PYCH menunjukkan peran strategis BIN dalam mendukung pengembangan potensi anak-anak muda Papua. Kolaborasi antara Kemenparekraf dan PYCH binaan BIN menjadi salah satu langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Papua.

“Papua Street Carnival 2023 menjadi ajang yang meriah dan hebat, menghadirkan kemegahan budaya Papua dan kekayaan sumber daya alamnya. Dengan suksesnya Papua Street Carnival ini, diharapkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Papua semakin berkembang dan mengangkat citra Papua sebagai destinasi pariwisata unggulan di tingkat internasional,” ucapnya.

Papua Street Carnival yang mengusung tema ‘The East Great Spirit’, dalam rangkaian Papua Street Carnival, Presiden Jokowi didampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno, Kepala BIN Budi Gunawan, serta Plh. Gubernur Papua, M. Ridwan Rumasukun.

Peresmian tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia,Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sandiaga Uno, Mendagri Tito Karnaian, Pratikno, Budi Gunawan dan pejabat lainnya.

Sebelum peresmian, rombongan meninjau stand pameran dari anak muda PYCH, seperti stand Waibu Agro Edu Tourism, brand laptop dan Hp dari TOP.ID, Handicraft, screen printing, aunthentic FNB, Papua Coffee, PYCH Store, kriya hingga stand para pelaku ekonomi kreatif lainnya.

Sekedar diketahui, Papua Street Carnival melibatkan ribuan pelaku ekonomi kreatif, ribuan pengisi acara, ratusan parade busana, ratusan pameran UMKM kreatif yang diikuti lebih dari 3.000 pelaku UMKM kreatif yang memamerkan produk-produk kreatif lokal yang mencerminkan keahlian dan kreativitas masyarakat Papua.

Juga ratusan perahu hias yang berasal dari kampung adat dan nelayan setempat hingga karnaval. Mereka menampilkan beragam karya dan warisan budaya Papua yang kaya, indah, dan unik.

Papua Street Carnival sendiri menampilkan parade Tarian Fuu dengan alat musik Tifa. Kemudian parade 7 wilayah adat Papua diawali dengan replika Tifa raksaksa, terdiri dari wilayah adat Mamta/Tambi, Saereri, Doberai, Bomberai, Anim Ha, La pago, dan Me-pago, hingga parade busana karnaval yang terinspirasi dari flora, fauna, dan kekayaan budaya yang ada di Tanah Papua. Ada pula Pawai Papua Street Carnival dengan 20 kendaraan pick up hias yang membawa sekitar 50 parade kostum.

Hiburan marching band pada beberapa titik jalan di area sekitar Kantor Gubernur hingga pesta rakyat yang menampilkan tari-tarian, musik, hingga stand up comedy. Adapun para perancang busana karnaval yaitu Ezterlin Baransano, Jenita Hilapok, Jeane M. Mariene, Eunike Yunita Raubaba (Unie), Alfa Mesak Suebu, Yan Pepuho, Yanpiet Pattynama (Pato), Hermin Rachel Makanuay, Lusy Sampary Umbora, Alfianty Mandosir, Irfais Marasabessy & Isak Osbabur (Baju Lukis).

Pengisi panggung hiburan di antaranya, Shine Of Black, Mac (Music Anak Coment), Soundphoria, Tari Fu And Tiffa (Sanggar Miktam), Tari Yospan (Sanggar Honong), Pyhc Choir, Color Guard (Taners Papua) hingga Marching Band SMAN 4 Jayapura. Kegiatan tersebut juga disaksikan ribuan masyarakat Papua yang hadir dari berbagai wilayah. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

3 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

3 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

3 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

3 days ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

3 days ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

3 days ago