

Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Irene Aronggear
JAYAPURA – Tak hanya Polda Papua dan Polres Keerom yang berhasil menggagalkan peredaran narkoba yang melibatkan warga negara asing asal PNG, tim Satnarkoba Polresta Jayapura Kota pada Rabu (5/6) sore juga berhasil meringkus 3 terduga pelaku pengedar narkoba.
Ketiga pelaku adalah NN (22), CN (20) yang merupakan warga negara asing asal PNG dan satu pelaku lainnya, GB (32) warga Kota Jayapura.
Tiga pria ini diringkus tim opsnal narkoba Polresta Jayapura Kota di Taman Mesran Jayapura. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon melalui Kasat Resnarkoba AKP Irene Aronggear saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa ada 21 paket ganja yang dibungkus dalam plastik bening.
“Penangkapan dilakukan sekitar jam 5 sore, tim opsnal narkoba Polresta berhasil mengamankan tiga pria yang diduga merupakan pelaku pengedar ganja bersama barang buktinya,” kata Kasat Irene.
Lanjutnya, sebanyak 21 plastik bening ukuran besar berisikan narkotika jenis ganja siap edar berhasil diamankan oleh tim opsnal. “Jadi, berawal saat tim opsnal yang intens di lapangan dalam melakukan penyelidikan peredaran narkoba di Kota Jayapura mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman ganja melalui pelabuhan dalam jumlah besar,” ujar AKP Irene.
Lanjut AKP Irene, merespon informasi tersebut tim langsung melakukan lidik di lapangan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan ketiga orang tersebut disekitar Taman Mesran Jayapura.
“Ketiga terduga pelaku itu pun langsung diamankan saat hendak menuju ke Pelabuhan Laut Jayapura dengan membawa barang haram tersebut yang dikemas di barang bawaan mereka,” katanya Irene.
Kini ketiganya masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan oleh penyidik terkait kepemilikan barang bukti yang ditemukan. “Diduga kuat mereka sudah sering memasukkan ganja dari PNG dalam jumlah besar,” tutup Irene.
Sementara itu Empat orang pria berinisial AW (25), MP (49), MA (25) dan SW (32), diamankan Polsek Arso Timur bersama Tim Direktorat Resnarkoba Polda Papua. Mereka diamankan terkait kepemilikan narkotika jenis ganja sebanyak 52 bungkus plastik bening berukuran besar.
Dari keempat pelaku, dua orang diantaranya merupakan warga negara Papua New Guinea (PNG). Kapolsek Arso Timur Iptu Wellem Mustamu saat dikonfirmasi menjelaskan penangkapan para pelaku beserta barang bukti dilakukan Rabu (5/6) dini hari di dua tempat berbeda di Arso Timur, Kabupaten Keerom.
“Kami bantu memback-up tim dari Direktorat Resnarkoba Polda Papua melakukan penangkapan pelaku kasus narkoba pada 2 tempat yang berbeda dan pada saat digeledah, ditemukan barang bukti dari masing-masing para pelaku,” ujar Kapolsek Arso Timur, Wellem Mustamu.
Berdasarkan keterangan dari para pelaku, diketahui bahwa ganja tesebut dibawa masuk ke Arso Timur melalui kedua pelaku MA dan SW yang merupakan warga PNG.
“Saat kami amankan, para pelaku tidak mengelak, karena saat digeledah dari tangan para pelaku didapati barang bukti berupa ganja kering yang sudah terkemas rapi dalam bungkusan pelastik bening yang dicurigai akan segera mereka edarkan,” bebernya.
Kini keempat pelaku beserta barang bukti Narkotika Jenis ganja telah diamankan Tim Dit Resnarkoba Polda Papua dan dibawa ke Polda Papua, Jayapura, guna proses hukum lebih lanjut. “Sedang dilakukan pemeriksaan di Polda saat ini,” imbuhnya. (ade/eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…