Categories: BERITA UTAMA

Masih Berduka, Belum Ada Saksi yang Dipanggil

Kasus Penyerangan Kampung Sali oleh Warga Kampung Polumsili

WAMENA–Kasus penyerangan terhadap warga dari Kampung Sali Distrik Welarek Kabupaten Yalimo yang terjadi di Wamena Selasa (6/6) kemarin akan ditangani oleh Polsek Kota Wamena, namun polisi belum melakukan pemeriksaan saksi lantaran warga kampung Sali masih dalam situasi duka.

  Kapolres jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK menyatakan sampai saat ini masih belum ada saksi yang dilakukan pemeriksaan lantaran semua korban itu masih dalam situasi duka dan mereka ikut mengantarkan jenazah dari Korban Yabet Helerogon ke Yalimo, sementara yang diambil keterangannya dari saksi awal yang melaporkan kejadian tersebut.

“Jadi yang baru kita ambil keterangannya itu saksi pelapor pertama  saja, sementara untuk saksi lainnya belum ada karena warga masih mengantarkan korban ke Yalimo untuk dimakamkan disana, namun kasus ini tetap akan ditangani Polres Jayawijaya dalam Hal ini Polsek Wamena Kota,”ungkapnya  Rabu (7/6) kemarin.

Ia juga menyatakan jika pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Polres Yalimo menindaklanjuti masalah aksi penyerangan yang  terjadi di Wamena, sementara untuk masalah internal mereka itu nanti yang menangani dari Polres Yalimo.

“Kita hanya tangani kasus penyerangan yang menimbulkan korban jiwa dan korban luka, sementara untuk kasus lainnya nantinya Polres Yalimo yang akan menyelesaikan masalah itu,”tutupnya.

Sekadar diketahui, akibat penerbitan SK Kepala Kampung oleh Pemkab Yalimo  memicu aksi warga Kampung Polumsili menyerang warga Kampung Sali Distrik Welarek terjadi di Jayawijaya tepatnya di Lorong toko Surya Jalan Hom –Hom Wamena Selasa (6/6) kemarin.

Dimana dari aksi tersebut memakan 1 korban jiwa atas nama Yabet Helerogon (37) sementara 4 orang lainnya mengalami luka –luka akibat panah dan benda tajam. (jo/wen)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

11 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

12 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

13 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

14 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

15 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

16 hours ago