Categories: BERITA UTAMA

Operasi SAR di Yapen Resmi Ditutup

16 Korban Belum Ditemukan

JAYAPURA–Proses pencarian korban kecelakaan speedboat yang terbalik di perairan Tanjung Andei, Kepulauan Yapen resmi dihentikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Biak. Dari total 21 penumpang dalam insiden tersebut, tiga orang selamat, dua orang ditemukan meninggal dunia, sementara 16 korban lainnya dinyatakan tidak ditemukan hingga masa operasi SAR berakhir.

Humas Kantor SAR Biak, Richard I. Imanuel, menjelaskan bahwa keputusan penghentian operasi diambil setelah Tim SAR Gabungan melakukan upaya pencarian maksimal selama sembilan hari berturut-turut tanpa hasil.

“Seluruh upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal oleh Tim SAR Gabungan. Namun hingga hari kesembilan, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban lainnya,” ujar Richard dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/1).

Ia menjelaskan, selama operasi SAR, tim gabungan mengerahkan berbagai unsur dan peralatan untuk menyisir area pencarian yang luas. Upaya dilakukan melalui tiga metode utama, yakni pencarian udara, laut, dan darat. Pencarian udara dilakukan menggunakan helikopter dan pesawat pemantau untuk memetakan kemungkinan sebaran korban dari ketinggian, terutama di wilayah yang sulit dijangkau kapal.

Di laut, tim mengerahkan kapal patroli, perahu karet, serta melakukan penyelaman di sekitar titik koordinat kecelakaan. Sementara di darat, tim menyisir sepanjang garis pantai dan kawasan hutan bakau di sekitar Tanjung Andei untuk mengantisipasi korban yang terbawa arus ke pesisir.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago