Dalam operasi SAR tersebut, dua Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan. SRU I melakukan penyisiran permukaan laut menggunakan satu unit Landing Craft Rubber (LCR) dengan empat personel. SRU II melakukan penyisiran darat di sepanjang pesisir pantai dengan bantuan drone.
Sejumlah peralatan turut dikerahkan, antara lain satu unit truk personel, satu unit Rescue D-Max, satu unit LCR, dua unit speedboat, satu unit AquaEye, dua unit drone, serta perlengkapan SAR pendukung lainnya. Operasi SAR melibatkan unsur Basarnas, Polsek Bonggo, Koramil Bonggo, Yonif TP/809 NTM Sarmi, Polair Polres Sarmi, serta pihak keluarga korban.
Silvia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/1) sekitar pukul 12.30 WIT. Korban bersama dua rekannya mandi di Pantai Taronta dan berenang agak jauh dari bibir pantai.
Ketiganya kemudian terseret arus kuat. Dua rekan korban berhasil diselamatkan oleh warga, sementara korban tenggelam dan tidak sempat tertolong. Upaya pencarian awal oleh keluarga dan warga belum membuahkan hasil, sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Pos SAR Sarmi untuk mendapatkan bantuan pencarian. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…
"Untuk penumpang yang turun dari KM Dorolonda hari ini sebanyak 1.337 orang. Sedangkan data penumpang…