Dalam operasi SAR tersebut, dua Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan. SRU I melakukan penyisiran permukaan laut menggunakan satu unit Landing Craft Rubber (LCR) dengan empat personel. SRU II melakukan penyisiran darat di sepanjang pesisir pantai dengan bantuan drone.
Sejumlah peralatan turut dikerahkan, antara lain satu unit truk personel, satu unit Rescue D-Max, satu unit LCR, dua unit speedboat, satu unit AquaEye, dua unit drone, serta perlengkapan SAR pendukung lainnya. Operasi SAR melibatkan unsur Basarnas, Polsek Bonggo, Koramil Bonggo, Yonif TP/809 NTM Sarmi, Polair Polres Sarmi, serta pihak keluarga korban.
Silvia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/1) sekitar pukul 12.30 WIT. Korban bersama dua rekannya mandi di Pantai Taronta dan berenang agak jauh dari bibir pantai.
Ketiganya kemudian terseret arus kuat. Dua rekan korban berhasil diselamatkan oleh warga, sementara korban tenggelam dan tidak sempat tertolong. Upaya pencarian awal oleh keluarga dan warga belum membuahkan hasil, sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Pos SAR Sarmi untuk mendapatkan bantuan pencarian. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…
Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…
Ribka mengatakan reformasi tata kelola Dana Otsus yang dilakukan pemerintah telah mempercepat proses penyaluran melalui…
Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Umum Uncen, Ferdinand Risamasu, menyampaikan bahwa keberadaan unit…