Categories: BERITA UTAMA

Aneh, Solar Aman, Namun Antrian Mengular

JAYAPURA – Antrian solar subsidi terus mengular di Kota Jayapura, seperti halnya di SPBU Nagoya Jln. Koti Kota Jayapura yang mana truk-truk rela mengatri hingga tembus di Argapura tepatnya  di depan Kantor Pelni.  Suryoto seorang pengendara truk mengaku dirinya rela mengantri demi mendapatkan solar.

Meski jam operasional terganggu namun hal  ia tetap harus antri karena jika tidak maka tidak bisa bekerja. “Ini rutin saya lakukan. Satu hari antri solar, hari berikutnya baru bisa kerja dan jika hari ini tidak dapat solar berarti kendaraan akan bermalam untuk antrian hari selanjutnya,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (5/12) kemarin.

Hal serupa juga diakui, Ali supir truk kontainer dimana  menurutnya sekali isi BBM untuk truk kecil diberi jatah 60 liter. Namun tetapi untuk truk  besar yang lebih dari 6 roda bisa  mendapat 90 liter – 100 liter. 

“Hanya dengan antrian saja baru kita bisa dilayani pengisian, jadi mau tidak mau kami harus mengantri,” jelasnya.

Diakuinya, untuk pengisian solar di SPBU Nagoya  area antriannya juga tidak luas, sehinnga lebih banyak kendaraan antri dibahu jalan. 

“Kita bisa saja isi solar di SPBU Entrop, namun jika solar habis, alternatif lain ya di SPBU Nagoya. Bagi kami yang sulit adalah tidak semua  SPBU menjual solar subsidi, selain itu waktu masuknya solar subsidi pada masing-masing SPBU berbeda-beda, ” jelasnya.

Dirinya berharap, kedepannya semua SPBU bisa melayani penjualan solar subsidi, agar mengurangi antrian. Sementara itu, ditempat terpisah Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun menjelaskan, antrian truk-truk di SPBU Nagoya Kota Jayapura, bukan disebabkan karena SPBU tersebut menghentikan penjualan solar subsidi.

“SPBU Nagoya masih menjual solar subsidi, jika SPBU tersebut tidak menjual solar subsidi, bagaimana mungkin truk-truk itu rela mengantri sejauh itu, ” katanya kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi melalui telepon. 

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tim Pusat Turun Cek Lahan 100 Hektar Padi Terserang Hama

Paino belum bisa memastikan penyakit atau jenis hama apa yang sedang menyerang padi tersebut. Namun…

12 minutes ago

Ada Dua Agen Travel Resmi, Belum Ada Laporan Jamaah Umrah Papua yang Tertahan

Agen travel haji dan umrah tidak hanya sekadar menjual paket perjalanan, namun juga memberikan berbagai…

42 minutes ago

Pansus DPRK Mimika Pastikan 6 Warga Sipil Telah Dipulangkan ke Keluarga

Pemulangan ini dilakukan setelah hasil pemeriksaan intensif menyatakan mereka murni warga sipil dan tidak terbukti…

1 hour ago

Siapkan Lima Kapal untuk Program Mudik Gratis

Sementara itu, rute Jayapura-Kasonaweja akan dilayani Cantika Lestari 88 dengan total empat kali pelayaran, yakni…

2 hours ago

Polda Papua Tengah Usulkan Pembangunan Markas Definitif di Nabire

“Kantor yang saat ini kami gunakan sebagai Mapolda Papua Tengah masih berstatus pinjam pakai dari…

2 hours ago

Dorong Percepatan Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa digitalisasi saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan…

3 hours ago